Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Pengadilan Prancis Perintahkan Penurunan Bendera Palestina di Balai Kota Vaulx-en-Velin

Admin July 12, 2026 at 04:04
Pengadilan Prancis Perintahkan Penurunan Bendera Palestina di Balai Kota Vaulx-en-Velin

Berdasarkan laporan Anadolu Agency, pengadilan administratif di Lyon pada 11 Juli 2026 memerintahkan Balai Kota Vaulx-en-Velin, sebuah pinggiran timur kota Lyon, untuk menurunkan bendera Palestina yang dikibarkan di fasad gedung.

Menurut data putusan, perintah itu dikeluarkan melalui prosedur darurat yang diajukan oleh prefek Rhone. Pengadilan memutuskan bahwa pengibaran bendera tersebut melanggar prinsip netralitas dalam pelayanan publik dan memerintahkan agar bendera diturunkan tanpa penundaan. Jika tidak dipatuhi, pengadilan menjatuhkan denda sebesar 100 euro untuk setiap hari keterlambatan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa bendera Palestina itu dikibarkan pada 4 Juli dalam sebuah acara pemerintahan kota dan ditampilkan berdampingan dengan bendera Prancis serta bendera Uni Eropa.

Hingga laporan ini ditulis, belum dapat diverifikasi secara independen apakah Balai Kota Vaulx-en-Velin telah mematuhi perintah pengadilan dan menurunkan bendera tersebut. Belum ada pernyataan resmi yang dikutip mengenai langkah lanjutan dari pihak balai kota atau dari prefektur.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui berita ini jika ada perkembangan atau konfirmasi lebih lanjut.

Photo by: Nostalgie _99, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.