Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Pendudukan Diduga Mencaplok Tanah Palestina di Barat Laut Nablus untuk Kepentingan Pemukim

Admin June 4, 2026 at 16:03
Pendudukan Diduga Mencaplok Tanah Palestina di Barat Laut Nablus untuk Kepentingan Pemukim

Berdasarkan laporan, petani Palestina Jawad Ghazal menghadapi risiko penyitaan lahannya yang terletak antara Sabastia dan al-Mas’udiyya di barat laut kota Nablus untuk kepentingan pembangunan apa yang disebut sebagai taman pemukim. Menurut data yang beredar di kalangan warga setempat, langkah ini dikhawatirkan akan mengubah wajah wilayah tersebut dan memperluas kendali pemukim di kawasan yang selama ini digunakan untuk bertani oleh keluarga lokal. Sumber lokal menyebutkan bahwa penduduk khawatir proses sedemikian dapat memutus akses pertanian dan menggeser komunitas desa secara bertahap. Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari otoritas Israel terkait rencana tersebut, dan Belum dapat diverifikasi secara independen apakah telah dikeluarkan order resmi atau pemberitahuan hukum terhadap pemilik lahan. Menurut data pengamatan warga dan aktivis, kasus-kasus penyitaan lahan serupa di wilayah Tepi Barat kerap memicu perubahan penggunaan lahan yang menguntungkan perluasan permukiman. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut mengenai ukuran lahan, dokumen yang mendasari klaim, dan pernyataan pihak terkait, serta akan mengabarkan pembaruan setelah informasi diverifikasi.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.