Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

PBB: Pembantaian Massal dan Pemerkosaan Berkelompok RSF di Darfur Dinilai Genosida

Admin July 9, 2026 at 18:08
PBB: Pembantaian Massal dan Pemerkosaan Berkelompok RSF di Darfur Dinilai Genosida

Berdasarkan laporan misi pencari fakta Perserikatan Bangsa-Bangsa, kampanye kekerasan sistematis yang dilakukan oleh pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) di wilayah Darfur memenuhi kriteria genosida.

Menurut data misi, serangkaian serangan terkoordinasi mencakup pembunuhan massal, pemerkosaan berkelompok, pembakaran pemukiman, dan pengusiran paksa terhadap kelompok etnis non-Arab yang tinggal di daerah terdampak. Sumber lokal menyebutkan ratusan hingga ribuan warga sipil gugur dalam gelombang kekerasan tersebut, sementara banyak lainnya mengalami luka-luka dan kehilangan tempat tinggal.

Hingga laporan ini ditulis, penyelidikan internasional, termasuk temuan yang dirilis PBB, menunjukkan adanya pola yang menunjukkan niat untuk menghancurkan sebagian kelompok etnis tertentu, tetapi belum ada tuntutan pidana yang diumumkan secara publik. Belum dapat diverifikasi secara independen semua angka dan klaim terkait identitas pelaku serta motif di balik setiap insiden.

Sumber lokal menyebutkan pula adanya laporan luas pemerkosaan berkelompok dan kekerasan seksual terorganisir terhadap perempuan dan anak-anak di beberapa titik konflik; laporan-laporan tersebut menambah kekhawatiran bahwa tindakan yang dilaporkan bersifat sistematis. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan menyerukan agar bukti-bukti dikumpulkan dan dilindungi untuk memungkinkan akuntabilitas di masa depan.

Photo by: Ahmed akacha, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.