Di Gaza, Sukacita Idul Adha Menjadi Bentuk Perlawanan Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Di Gaza, Sukacita Idul Adha Menjadi Bentuk Perlawanan Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas

Palestina Mendesak Dunia Mengakui Nakba sebagai ‘Kejahatan Pembersihan Etnis’

Admin May 15, 2026 at 15:05
Palestina Mendesak Dunia Mengakui Nakba sebagai ‘Kejahatan Pembersihan Etnis’

Berdasarkan laporan Kementerian Luar Negeri Palestina, otoritas Palestina mendesak komunitas internasional untuk mengakui peristiwa Nakba 1948 sebagai “kejahatan pembersihan etnis” dan menuntut tanggung jawab atas pemindahan paksa serta pengusiran massal rakyat Palestina yang terjadi sejak 1948.

Menurut data yang dikompilasi dari berbagai laporan media internasional dan organ bantuan kemanusiaan, konflik terkini di Gaza dan eskalasi di Tepi Barat telah memperparah penderitaan warga Palestina. Hingga laporan ini ditulis, lebih dari 72.700 warga Palestina dilaporkan gugur dalam perang di Gaza; banyak kota, termasuk Rafah dan Beit Hanoun, dilaporkan hancur total dan ratusan ribu warga mengalami pengungsian berulang kali.

Sumber lokal menyebutkan bahwa para penyintas dan keluarga yang terusir menggambarkan situasi sekarang sebagai “Nakba baru” yang menelan korban jiwa dan menghancurkan jejak sejarah serta identitas komunitas. Banyak keluarga mengaku mengalami pemindahan paksa berkali-kali sejak konflik pecah, sehingga dampaknya jauh melampaui pengusiran massal yang terjadi pada 1948.

Berdasarkan laporan Associated Press dan organisasi hak asasi, berbagai koalisi internasional menggelar aksi peringatan Hari Nakba di sejumlah kota besar dunia untuk menuntut pengakuan hak kembali (right of return) dan menghentikan apa yang mereka sebut kebijakan pembersihan etnis. Di beberapa lokasi, pengamanan ketat diberlakukan; di Haifa, polisi Israel menangkap sembilan orang saat unjuk rasa berlangsung.

Selain itu, organisasi hak asasi seperti B’Tselem dan pemberitaan internasional menuduh terjadinya pola penyiksaan seksual terhadap tahanan Palestina. Tuduhan ini menyebut praktik yang sistemik dalam beberapa kasus penahanan, namun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan memicu reaksi keras dari pihak yang dituduh.

Tim redaksi masih memverifikasi beberapa klaim lapangan dan angka yang dilaporkan berbagai pihak. Belum dapat diverifikasi secara independen pula beberapa laporan detail tentang lokasi dan metode pemindahan paksa terkini. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui berita bila bukti baru tersedia.

Photo by: Mohammed Abubakr, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.