Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Delegasi AS Keluar dari Sidang Dewan Keamanan PBB sebagai Protes terhadap Perancis

Admin July 28, 2026 at 02:02
Delegasi AS Keluar dari Sidang Dewan Keamanan PBB sebagai Protes terhadap Perancis

Berdasarkan laporan, delegasi Amerika Serikat meninggalkan ruang sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada saat pertemuan berlangsung sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Perancis yang dianggap “merendahkan dan tidak menghormati” oleh perwakilan AS.

Menurut data yang beredar, ketegangan dipicu oleh unggahan di media sosial dari pihak Perancis yang membandingkan posisi AS dengan rezim otoriter seperti Korea Utara dan Rusia setelah Washington memilih menentang perpanjangan masa jabatan Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, Volker Türk. Perwakilan AS di PBB, Dan Negrea, dikutip menyebut rhetoric Perancis sebagai “sikap munafik” dan “pertunjukan yang dipolitisasi,” sehingga memutuskan untuk meninggalkan sidang.

Sumber lokal menyebutkan bahwa rombongan AS berdiri dan keluar dari ruangan sebagai bentuk protes langsung terhadap pernyataan itu, sementara duta besar Perancis mempertahankan bahwa kritiknya diperlukan untuk menjaga independensi lembaga hak asasi manusia PBB. Hingga laporan ini ditulis, kedua pihak masih saling mempertahankan posisi masing-masing.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah langkah walkout ini akan berdampak pada agenda Dewan Keamanan berikutnya atau memicu tindakan diplomatik lebih lanjut antara AS dan Perancis. Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap dan pernyataan resmi dari kedua delegasi.

Hingga saat ini, belum ada laporan tentang bentrokan fisik atau korban dalam insiden politis tersebut. Tim redaksi akan memperbarui berita bila ada informasi baru yang telah terverifikasi.

Photo by: Jonas Horsch, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.