Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Operator Pelabuhan Dubai Rencanakan Koridor di UAE untuk Mem-bypass Selat Hormuz

Admin July 13, 2026 at 22:04
Operator Pelabuhan Dubai Rencanakan Koridor di UAE untuk Mem-bypass Selat Hormuz

Berdasarkan laporan Financial Times yang dikutip Middle East Eye, operator pelabuhan yang berbasis di Dubai, DP World, berencana membangun pelabuhan baru dan terminal kontainer di pesisir timur Uni Emirat Arab untuk mem-bypass Selat Hormuz setelah Iran mengumumkan akan menutup kembali jalur perairan tersebut. Menurut data dari sumber yang familiar dengan pembicaraan, rencana itu mencakup pengembangan kawasan pesisir Fujairah dan penambahan terminal baru untuk memperluas pelabuhan yang sudah ada di emirat tersebut. Langkah ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan maritim; menurut data dan laporan lain, beberapa operator kapal dilaporkan mengubah tata cara transit mereka di sekitar Selat Hormuz, termasuk mematikan transponder, meski hal ini belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan diskusi antara DP World dan otoritas setempat masih berlangsung mengenai lokasi pasti, kapasitas terminal, dan besaran investasi, namun rincian tersebut belum diumumkan resmi. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari DP World maupun pemerintah UAE mengenai waktu mulai konstruksi atau nilai proyek, dan Belum dapat diverifikasi secara independen apakah rencana ini akan segera direalisasikan. Jika terealisasi, pembangunan koridor di pantai timur UAE dipandang dapat menjadi alternatif rute untuk pengiriman minyak dan kargo yang selama ini lewat Selat Hormuz, namun implikasi jangka panjang terhadap perdagangan global masih belum jelas. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memperbarui berita ini jika ada pernyataan resmi atau dokumen yang dapat dikonfirmasi.

Photo by: Joerg Hartmann, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.