Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Netanyahu Pertanyakan Kemampuan Trump Menghentikan Program Nuklir Iran

Admin July 8, 2026 at 18:03
Netanyahu Pertanyakan Kemampuan Trump Menghentikan Program Nuklir Iran

Berdasarkan laporan dari wawancara yang disiarkan media internasional, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan keraguannya atas kemampuan Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan program nuklir Iran.

Menurut data dari penyiar yang mewawancarai Netanyahu, pemimpin Israel itu menyebut bahwa meskipun ia dan Presiden Trump terkadang berbeda pandangan soal Iran, mereka “sejalan sepenuhnya” pada isu-isu utama terkait negara tersebut. Netanyahu juga mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk memprediksi dampak dari kesepakatan sementara yang ditandatangani Washington dan Teheran.

Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim mengenai isi kesepakatan sementara tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan adanya kekhawatiran di kalangan pejabat Israel bahwa kesepakatan sementara bisa memberi ruang bagi Iran untuk mempertahankan kemampuan nuklir tertentu, meskipun Washington menggambarkan langkah itu sebagai penangguhan ketegangan.

Dalam wawancara yang sama, Netanyahu menegaskan bahwa “Presiden Trump percaya ia bisa menghentikan program nuklir Iran,” namun ia sendiri meragukan bahwa hal itu dapat terwujud secara penuh. Ia menekankan perlunya kewaspadaan berkelanjutan terhadap program nuklir dan kegiatan regional Iran.

Selain soal Iran, Netanyahu juga menyuarakan oposisi terhadap rencana potensial penjualan jet tempur siluman F-35 dari AS ke Turki. Menurutnya, penjualan pesawat paling maju itu akan mengubah keseimbangan militer regional. Pernyataan ini muncul beberapa jam setelah laporan bahwa Presiden Trump mempertimbangkan opsi tersebut; klaim mengenai keputusan akhir pemerintahan AS belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan bahwa perbedaan pandangan antara Washington dan Yerusalem atas penjualan F-35 menandai ketegangan diplomatik yang perlu diawasi. Hingga kini, belum ada konfirmasi final dari pihak AS ataupun Turki mengenai kesepakatan penjualan tersebut.

Belum dapat diverifikasi secara independen pula sejumlah detail terkait operasi militer yang kadang dikemukakan dalam diskusi publik tentang Iran. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan meng-update laporan bila ada konfirmasi resmi lebih lanjut.

Photo by: aboodi vesakaran, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.