Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Netanyahu Akui Gagal Membongkar Pemerintahan Sipil Hamas, Migrasi ‘Sukarela’ Masih Opsi

Admin July 1, 2026 at 18:11
Netanyahu Akui Gagal Membongkar Pemerintahan Sipil Hamas, Migrasi ‘Sukarela’ Masih Opsi

Berdasarkan laporan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui bahwa Israel belum berhasil mencapai tujuan untuk mengakhiri pemerintahan sipil Hamas di Jalur Gaza, meskipun ia yakin hal itu pada akhirnya akan terjadi.

Menurut data yang beredar di media Israel, Netanyahu mengatakan rencana “migrasi sukarela” bagi penduduk Gaza masih menjadi opsi yang dipertimbangkan oleh pemerintah. Pernyataan itu disampaikan bersamaan dengan laporan bahwa militer Israel memperluas kontrolnya atas sebagian wilayah Gaza.

Sumber lokal menyebutkan bahwa Netanyahu sebelumnya telah memerintahkan angkatan bersenjata untuk meningkatkan kontrol menjadi sekitar 70 persen dari wilayah Gaza, naik dari perkiraan 60 persen saat ini. Langkah ini, menurut beberapa analis media, bertentangan dengan perjanjian gencatan senjata yang dimediasi pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada Oktober 2025.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Palestina mengenai rincian perubahan kontrol wilayah tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana peningkatan kendali ini telah diterapkan di lapangan.

Berdasarkan pernyataan publik dan wawancara, Netanyahu menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil pemerintahnya bertujuan untuk menonaktifkan struktur keamanan dan administrasi Hamas, namun ia mengakui bahwa pemerintah belum berhasil membongkar jaringan pemerintahan sipil yang menjalankan layanan publik di Gaza.

Sementara itu, kritik terhadap kebijakan pemerintah muncul dari berbagai pihak. Mantan negosiator sandera menyatakan bahwa perang yang berkepanjangan menunda hasil disarmament dan berkontribusi pada jatuhnya banyak korban; klaim ini menyebutkan bahwa keterlambatan berakibat tewasnya banyak tentara Israel dan sekitar 40 sandera.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut terkait pernyataan internal kabinet Israel dan laporan-laporan lapangan dari Gaza. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah proposal migrasi sukarela yang dibicarakan mencakup jangka waktu, mekanisme perlindungan bagi warga atau persetujuan internasional yang diperlukan.

Sumber lokal menyebutkan pula bahwa pembicaraan tentang penggantian administrasi sipil atau rekayasa demografis terus menjadi topik pembahasan di kalangan pejabat, namun detail kebijakan resmi belum dipublikasikan.

Tim redaksi masih memverifikasi laporan dan pernyataan terkait. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim yang bertentangan antara sumber pemerintah Israel dan laporan lokal di Gaza.

Photo by: Afitab, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.