Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan

Mesir Mendesak Dewan Keamanan PBB Hentikan Eskalasi Israel di Lebanon, Peringatkan Ketidakstabilan Regional

Admin June 1, 2026 at 01:03
Mesir Mendesak Dewan Keamanan PBB Hentikan Eskalasi Israel di Lebanon, Peringatkan Ketidakstabilan Regional

Berdasarkan laporan, pasukan Israel mengambil alih Benteng Beaufort yang strategis di Lebanon selatan, menandai kemajuan militer paling dalam ke wilayah Lebanon dalam lebih dari dua dekade.

Mesir telah mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera menghentikan eskalasi militer Israel di Lebanon dan memperingatkan bahwa operasi tersebut dapat memicu ketidakstabilan yang lebih luas di kawasan. Pernyataan Kairo datang di tengah kecaman internasional dan seruan diplomatik agar gencatan senjata diperpanjang.

Menurut data dari beberapa lembaga internasional dan laporan media, konflik yang memburuk ini telah menimbulkan korban besar dan gelombang pengungsian. Hingga laporan ini ditulis, tercatat lebih dari 3.300 tewas dan sekitar 1 juta orang mengungsi di dalam dan luar Lebanon. Belum dapat diverifikasi secara independen angka-angka tersebut.

Sumber lokal menyebutkan operasi Israel, termasuk penaklukan Benteng Beaufort, digunakan untuk menekan infrastruktur yang dituduhkan terkait Hezbollah dan untuk memperluas kontrol di selatan Lebanon. Laporan lain menyebutkan pasukan Israel bergerak mendekati wilayah Nabatieh dan melintasi Sungai Litani, meski klaim ini masih dipertentangkan oleh pihak-pihak terkait.

Perancis, yang telah menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, mengatakan langkah-langkah terakhir memperumit upaya diplomatik yang sedang berlangsung, termasuk negosiasi terkait gencatan senjata yang dimediasi pihak ketiga. Perdana Menteri Lebanon menuduh Israel menerapkan “kebijakan tanah hangus” dan melakukan hukuman kolektif terhadap warga sipil.

Menurut data diplomatik yang beredar, Teheran menegaskan setiap kesepakatan yang melibatkan gencatan senjata juga harus mencakup penghentian operasi di Lebanon, sehingga menambah kompleksitas negosiasi antara kekuatan internasional. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang perundingan tersebut dan tuntutan pihak-pihak yang berkepentingan.

Sumber lokal menyebutkan dampak kemanusiaan terasa luas: pemukiman rusak, layanan dasar terganggu, dan kebutuhan bantuan meningkat drastis. Tim redaksi masih memverifikasi rincian korban, lokasi pertempuran, dan pernyataan resmi dari semua pihak terkait.

Photo by: Tomer Dahari, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.