Mesir Kutuk Serangan terhadap Yordania dan Tegaskan Solidaritas Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Mesir Kutuk Serangan terhadap Yordania dan Tegaskan Solidaritas Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan

Mesir Ajak Manfaatkan Momentum untuk Capai Kesepakatan Usai Pembatalan Serangan AS ke Iran

Admin June 12, 2026 at 13:55
Mesir Ajak Manfaatkan Momentum untuk Capai Kesepakatan Usai Pembatalan Serangan AS ke Iran

Berdasarkan laporan, Mesir menyambut pengumuman Presiden AS Donald Trump yang menyatakan rencana serangan militer terhadap Iran dibatalkan, dan berharap langkah itu dapat menciptakan momentum untuk tercapainya kesepakatan komprehensif antara Washington dan Teheran.

Menurut data yang diposting di X oleh Kementerian Luar Negeri Mesir, pemerintah Mesir melihat perkembangan tersebut dengan “kepuasan besar” dan menyerukan semua pihak agar memanfaatkan kesempatan untuk menyelesaikan isu-isu yang masih menggantung melalui jalur negosiasi.

Mesir berharap “kesempatan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mencapai kesepakatan mengenai berbagai isu yang belum terselesaikan dan mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif untuk mengakhiri perang serta memulai fase baru stabilitas regional,” bunyi pernyataan kementerian tersebut.

Sebelumnya, sejumlah media internasional melaporkan bahwa Presiden AS sempat mengancam akan melakukan serangan keras, termasuk rencana merebut Pulau Kharg—pusat ekspor minyak Iran—namun ancaman tersebut kemudian dibatalkan. Hingga laporan ini ditulis, pejabat Iran belum mengonfirmasi adanya kesepakatan permanen, dan klaim-klaim mengenai kemajuan pembicaraan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa isu kunci, termasuk program nuklir Iran, keamanan maritim di Selat Hormuz, dan kondisi di Lebanon yang melibatkan Hezbollah, masih menjadi titik-titik perdebatan utama yang dapat menghambat tercapainya kesepakatan menyeluruh.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut terkait negosiasi antara Washington dan Teheran serta implikasinya terhadap keamanan regional. Laporan ini mengacu pada pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Mesir dan liputan media internasional terkait perkembangan terbaru.

Photo by: Markus Spiske, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.