Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Menteri Luar Negeri Saudi dan Sekretaris Negara AS Bahas Isu Regional Lewat Telepon

Admin July 11, 2026 at 20:03
Menteri Luar Negeri Saudi dan Sekretaris Negara AS Bahas Isu Regional Lewat Telepon

Berdasarkan laporan Anadolu, Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan melakukan pembicaraan lewat telepon dengan Sekretaris Negara AS Marco Rubio pada Sabtu mengenai perkembangan terbaru di kawasan.

Menurut data yang diposting pada akun X resmi Kementerian Luar Negeri Saudi, pembicaraan tersebut menyoroti pentingnya “melanjutkan koordinasi dan konsultasi bersama untuk mencapai keamanan dan stabilitas di kawasan.” Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai isi pembicaraan yang dipublikasikan oleh pihak Saudi.

Hingga laporan ini ditulis, pihak Kedutaan Besar AS maupun pejabat lain belum mengeluarkan keterangan rinci terkait topik yang dibahas atau langkah-langkah lanjutan dari kedua negara. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah kedua pihak membahas langkah operasi militer, diplomasi khusus, atau mekanisme keamanan tertentu.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangkaian serangan pada beberapa bulan terakhir; menurut data yang beredar, serangan yang dilaporkan melibatkan aksi militer antara AS, Israel, dan Iran sejak akhir Februari, serta respons balasan dari Teheran yang mengenai beberapa target di wilayah yang menaungi aset-aset AS, termasuk wilayah yang digunakan secara strategis oleh negara-negara regional. Sumber lokal menyebutkan bahwa negara-negara Teluk, termasuk Saudi Arabia, tetap waspada terhadap potensi eskalasi lebih lanjut.

Di samping itu, laporan sebelumnya menyebutkan adanya memorandum pemahaman yang dimediasi Pakistan antara Iran dan AS pada pertengahan Juni, namun rincian dan implikasi dokumen tersebut masih dalam proses verifikasi. Tim redaksi masih memverifikasi dampak nyata dari langkah-langkah diplomatik tersebut terhadap stabilitas regional.

Pernyataan resmi Saudi yang dipublikasikan di X menjadi rujukan utama laporan ini; foto pertemuan dan pemberitaan awal bersumber dari Anadolu Agency. Tim redaksi akan memperbarui berita ini jika ada keterangan resmi tambahan dari kedua pemerintah atau konfirmasi independen mengenai isi pembicaraan.

Photo by: aboodi vesakaran, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.