Maskapai Austria dan Italia Batalkan Penerbangan ke Israel karena Kekhawatiran Keamanan
Berdasarkan laporan, sejumlah maskapai asal Austria dan Italia membatalkan penerbangan menuju dan dari Israel pada Sabtu menyusul meningkatnya kekhawatiran keamanan di kawasan.
Menurut data Kedutaan Besar AS di Yerusalem, ada peringatan potensi penutupan ruang udara dan pembatalan jadwal di bandara Ben-Gurion dan Haifa karena “ketegangan yang meningkat” dan “volatilitas yang lebih besar” di wilayah Timur Tengah. Pembatalan ini terjadi di tengah eskalasi regional yang melibatkan serangan timbal balik antara AS dan Iran, blokade laut oleh Houthi terhadap pelabuhan-pelabuhan Saudi, serta intersepsi misil dan drone di wilayah Yordania, Kuwait, dan Bahrain.
Sumber lokal menyebutkan penumpang di beberapa rute terpaksa mengubah rencana perjalanan dan mengajukan permintaan pengembalian biaya atau rescheduling tiket. Hingga laporan ini ditulis, jadwal penerbangan masih berubah-ubah dan banyak rute yang belum kembali normal.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah pembatalan itu bersifat sementara atau akan berlangsung lebih lama. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari maskapai-maskapai terkait dan otoritas penerbangan sipil di Austria, Italia, dan Israel.
Sementara itu, otoritas dan kedutaan-kedutaan asing telah mengeluarkan imbauan kehati-hatian bagi warga dan pelancong yang berada di atau berencana menuju kawasan tersebut. Para penumpang disarankan memantau notifikasi resmi maskapai dan bandara sebelum melakukan perjalanan.
Photo by: Go Journal, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel