Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan Siria dan Jepang Bahas Penguatan Hubungan Ekonomi Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan Siria dan Jepang Bahas Penguatan Hubungan Ekonomi

Mahasiswa Tinggalkan Gaza untuk Melanjutkan Studi, Lainnya Terkatung-katung

Admin July 6, 2026 at 00:03
Mahasiswa Tinggalkan Gaza untuk Melanjutkan Studi, Lainnya Terkatung-katung

Berdasarkan laporan, lebih dari tiga tahun ajaran sejak dimulainya perang Israel di Gaza, semakin banyak mahasiswa Palestina yang berusaha melanjutkan pendidikan mereka di luar Jalur Gaza. Perpindahan ini sebagian besar dilakukan melalui beasiswa, program pertukaran universitas, dan jalur evakuasi pendidikan yang difasilitasi oleh organisasi internasional.

Menurut data yang dikumpulkan oleh universitas-universitas penerima dan beberapa lembaga kemanusiaan, gelombang mahasiswa yang mendapat izin keluar meliputi berbagai jenjang, dari program sarjana hingga pascasarjana. Sumber lokal menyebutkan beberapa kasus di mana mahasiswa berhasil mendaftar dan mulai mengikuti perkuliahan di kampus luar negeri, namun jumlah pastinya masih beragam tergantung kategori studi dan negara tujuan.

Hingga laporan ini ditulis, banyak mahasiswa yang masih menunggu pengurusan dokumen, visa, atau akses keluar dari Gaza. Proses panjang dan hambatan administratif membuat sejumlah pelajar memilih melanjutkan studi secara daring. Sekolah dan universitas di dalam Gaza memperluas pengajaran online, tetapi keterbatasan listrik, akses internet, dan bahan ajar membuat pembelajaran jarak jauh tidak selalu efektif.

Beberapa keluarga dan mahasiswa mengaku menghadapi pilihan sulit antara meninggalkan rumah untuk kesempatan pendidikan atau tetap tinggal dan menanggung risiko kehilangan akses pendidikan sama sekali. Sumber lokal menyebutkan bahwa mahasiswa dari keluarga yang mampu cenderung lebih mudah mengakses jalur keluar, sementara mereka yang lebih rentan tetap terkatung-katung tanpa kepastian masa depan akademis.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim terkait jumlah pasti mahasiswa yang berhasil meninggalkan Gaza atau yang telah mulai mengikuti perkuliahan di luar negeri. Tim redaksi masih memverifikasi beberapa daftar nama dan rute keberangkatan yang disampaikan oleh organisasi mitra.

Para pakar pendidikan menyatakan bahwa solusi jangka panjang membutuhkan pembukaan akses pendidikan formal di Gaza, dukungan infrastruktur untuk pembelajaran daring, serta kerja sama internasional untuk menyediakan jalur pendidikan yang aman bagi pelajar yang terdampak konflik. Sementara itu, upaya darurat terus berlanjut untuk memastikan agar generasi pelajar Gaza tidak kehilangan kesempatan pendidikan sepenuhnya.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.