Likud Berguncang dari Dalam: Perebutan Hari Setelah Netanyahu
Berdasarkan laporan Sama News Agency (Mustafa Ibrahim) pada 9 Agustus 2026, pemilihan pendahuluan dalam partai Likud telah berubah dari sekadar penentuan urutan nama menjadi medan perebutan arah politik partai setelah era Netanyahu.
Menurut data yang beredar di internal partai, tantangan utama yang dihadapi Likud meliputi kecenderungan perpecahan, munculnya defeksi di kalangan tokoh senior, serta jurang yang melebar antara aliansi sayap-religius dan kubu moderat tradisional. Sumber lokal menyebutkan ada perlawanan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap upaya Netanyahu mengendalikan daftar calon, yang memicu kekhawatiran tentang legitimasi kepemimpinan personalistik.
Hingga laporan ini ditulis, upaya oposisi anti-Netanyahu masih terhambat oleh perpecahan internal sehingga belum muncul alternatif yang stabil, sementara fokus politik Israel berangsur bergeser dari kepemimpinan personal Netanyahu ke pertarungan lebih luas tentang identitas masa depan sayap kanan. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian tentang negosiasi-personal dan ancaman pergantian pucuk pimpinan; Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang beredar.
Skenario ke depan menurut pengamat termasuk konsolidasi di bawah figur baru dari dalam partai, pembentukan koalisi dengan kekuatan kanan-religius yang lebih kuat, atau periode ketidakstabilan politik jika perseteruan internal terus berlanjut. Tidak ada laporan korban jiwa yang terkait dengan dinamika politik ini pada saat ini.
Photo by: Saifee Art, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel