Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Ledakan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus Lukai 18 Orang

Admin July 8, 2026 at 01:06
Ledakan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus Lukai 18 Orang

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, dua ledakan terjadi dekat sebuah hotel di Damaskus tempat Presiden Prancis Emmanuel Macron menginap, melukai sedikitnya 18 orang. Menurut data awal yang beredar, rombongan Presiden Macron telah meninggalkan hotel beberapa saat sebelum ledakan terjadi, sehingga Presiden Prancis tidak menjadi korban. Sumber lokal menyebutkan kedua ledakan berasal dari perangkat peledak yang diletakkan di sekitar area hotel, namun detail teknis mengenai jenis bahan peledak masih belum jelas. Hingga laporan ini ditulis, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen keterangan mengenai asal ledakan dan motif di baliknya. Menurut data rumah sakit setempat, puluhan korban dirawat, beberapa mengalami luka serius; identitas rinci korban dan latar belakang mereka masih belum dipastikan. Kantor Presiden Macron menyatakan sang presiden tidak mendengar ledakan dan melanjutkan agenda pertemuan dengan Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa di istana kepresidenan. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut, termasuk jumlah pasti korban, kronologi lengkap, dan pernyataan resmi dari pihak berwenang Suriah serta sumber internasional.

Photo by: metin cengiz, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.