Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Lebanon Terbaru: Evakuasi Massal Saat Israel Perluas Serangan

Admin May 29, 2026 at 11:06
Lebanon Terbaru: Evakuasi Massal Saat Israel Perluas Serangan

Berdasarkan laporan Al Jazeera dari selatan Lebanon oleh Obaida Hitto dan ringkasan Associated Press, serangan militer Israel meningkat tajam di kawasan selatan Lebanon dan pinggiran Beirut, memicu gelombang evakuasi massal. Sumber lokal menyebutkan ribuan warga meninggalkan rumah mereka di kota-kota seperti Tyre dan beberapa suburbia Beirut untuk mencari tempat yang lebih aman.

Menurut data Associated Press, serangan udara dan pengeboman di Lebanon selatan menewaskan setidaknya 14 orang pada hari terakhir eskalasi, termasuk perempuan dan anak-anak. Sejumlah warga sipil dilaporkan gugur, dan seorang tentara Lebanon juga gugur dalam serangan yang meluas. Sementara itu, serangan drone yang dikaitkan dengan Hezbollah menewaskan seorang tentara Israel di wilayah utara Israel.

Hingga laporan ini ditulis, lebih dari satu juta orang di Lebanon telah mengungsi sejak konflik meningkat pada Maret 2026, menambah tekanan pada layanan kemanusiaan dan fasilitas pengungsian yang sudah kewalahan. Sumber lokal menyebutkan proses evakuasi berlangsung cepat dan terkadang kacau, dengan keluarga meninggalkan rumah hanya membawa barang-barang terbatas.

Pemerintah Israel menyatakan operasi diperluas untuk menanggapi penggunaan drone oleh Hezbollah dan ancaman lain terhadap keamanan perbatasan. Hezbollah sendiri mengecam pembicaraan keamanan yang difasilitasi di Washington dan menyerukan agar pemerintah Lebanon menarik diri dari proses diplomatik tersebut.

Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah klaim kerusakan dan korban yang disampaikan kedua belah pihak. Tim redaksi masih memverifikasi rincian korban dan lokasi serangan yang berubah cepat.

Kondisi sipil yang memburuk dan meningkatnya jumlah pengungsi memicu kekhawatiran internasional. Organisasi bantuan dan pengamat kemanusiaan memperingatkan bahwa jika serangan terus meluas, krisis kemanusiaan di Lebanon akan semakin parah.

Tim redaksi akan terus memantau perkembangan dan memperbarui laporan ini ketika informasi baru tersedia. Belum dapat diverifikasi secara independen semua pernyataan terkait tanggung jawab serangan dan jumlah korban akhir.

Photo by: Jo Kassis, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.