Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran

Krisis Timur Tengah: Trump Klaim Versi Iran dari Kesepakatan Damai ‘Tak Ada Hubungan dengan Kebenaran’

Admin June 12, 2026 at 23:04
Krisis Timur Tengah: Trump Klaim Versi Iran dari Kesepakatan Damai ‘Tak Ada Hubungan dengan Kebenaran’

Berdasarkan laporan dari sejumlah media internasional, Presiden AS Donald Trump mengecam versi draf kesepakatan damai yang dirilis Iran dan menyatakan bahwa versi tersebut “tidak ada hubungan dengan kebenaran”.

Menurut data yang dipublikasikan pihak Amerika, administrasi Trump menyebut kesepakatan bernilai “berbasis kinerja” itu sudah mencapai sekitar 75% penyelesaian dan menuntut pembongkaran program nuklir Iran serta jaminan keamanan bagi lalu lintas di Selat Hormuz. Sebaliknya, Iran kemudian merilis daftar syarat yang berbeda secara signifikan, termasuk mempertahankan kemampuan pengayaan uranium dan tuntutan kompensasi finansial.

IRNA, kantor berita resmi Iran, memperingatkan agar media tidak berspekulasi tentang kemungkinan nota kesepahaman untuk mengakhiri perang, khususnya klaim terkait Selat Hormuz. IRNA menegaskan Iran “tidak akan menyerahkan kendali” atas Selat Hormuz dan AS tidak akan memiliki peran dalam pengelolaan masa depan selat tersebut. Pernyataan resmi itu menyebut normalisasi transit hanya akan dilakukan setelah perang berakhir, keamanan maritim ditetapkan oleh negara-negara pesisir, blokade ilegal diakhiri, dan ancaman terhadap pelayaran niaga oleh AS dan Israel dihapuskan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa Tehran berencana menyelesaikan secara langsung isu pengelolaan Selat Hormuz melalui pembicaraan dengan Oman, dan bukan melalui peran administrasi AS. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah seluruh poin yang dipublikasikan Iran adalah bagian dari teks final yang sedang dibahas.

Perkembangan klaim ini memicu dampak geopolitik dan pasar: sejumlah laporan menyebut Trump menunda rencana serangan udara AS, yang menyebabkan penurunan tajam harga minyak dunia dan reli di pasar Asia. Selain itu, menurut laporan, India mengajukan protes formal atas tewasnya tiga pelaut — rincian lebih lanjut tentang insiden tersebut masih harus dikonfirmasi. Belum dapat diverifikasi secara independen kronologi dan pihak yang bertanggung jawab atas kematian tersebut.

Hingga laporan ini ditulis, klaim utama dari kedua belah pihak masih saling bertentangan. Tim redaksi masih memverifikasi sumber-sumber dan dokumen yang beredar, serta akan memperbarui berita bila informasi tambahan dapat dikonfirmasi.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.