Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Krisis Timur Tengah: AS Serang Iran Malam Ketiga Berturut-turut; UAE: Rudal Iran Hantam Tanker di Selat Hormuz

Admin July 14, 2026 at 11:10
Krisis Timur Tengah: AS Serang Iran Malam Ketiga Berturut-turut; UAE: Rudal Iran Hantam Tanker di Selat Hormuz

Berdasarkan laporan, Pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan udarat dan serangan presisi terhadap sejumlah fasilitas militer di selatan Iran untuk malam ketiga berturut-turut. Presiden AS menyatakan Iran akan “dihantam sangat keras” sementara Washington mengumumkan niatnya untuk memperketat kontrol atas arus pelayaran di Selat Hormuz.

Menurut data yang dipublikasikan oleh pihak militer AS, serangan lima jam itu menargetkan situs di Bushehr, Chah Bahar, Jask, Konarak, Abu Musa, dan Bandar Abbas dengan tujuan “mengurangi kemampuan Iran untuk menyerang kapal komersial”.

UAE menyatakan rudal jelajah Iran mengenai dua kapal tanker minyak di perairan Selat Hormuz, menewaskan satu awak kapal dan melukai delapan lainnya. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah korban dan apakah semua kerusakan yang dilaporkan terjadi sesuai klaim kedua belah pihak. Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa kapal juga mengalami kerusakan struktural dan evakuasi awak dilakukan.

Iran merespons serangan AS dengan menargetkan pangkalan Amerika di negara-negara Teluk, termasuk laporan mengenai serangan ke arah Bahrain dan Kuwait. Di Bahrain, sirene peringatan rudal terdengar dua kali dan warga diimbau mencari perlindungan; belum ada laporan tegas mengenai korban jiwa dari pihak sipil setempat. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim terkait korban di pangkalan militer yang dikemukakan oleh kedua belah pihak.

Menurut data perdagangan maritim dan analis energi, lalu lintas kapal di Selat Hormuz turun signifikan sejak eskalasi ini, sementara harga minyak global mengalami kenaikan. Beberapa sumber melaporkan penurunan volume pelayaran hingga sekitar 50% dan lonjakan premi asuransi risiko perang; angka pastinya masih bervariasi antar lembaga.

Presiden AS juga mengumumkan rencana pemblokadean pelayaran dan mengusulkan pungutan perlindungan bagi kapal-kapal yang melintas, yang memicu protes diplomatik dari Iran dan pertanyaan tentang legalitas langkah tersebut di forum internasional. Belum dapat diverifikasi secara independen langkah-langkah hukum yang mungkin diambil oleh komunitas internasional.

Sumber lokal menyebutkan upaya evakuasi awak kapal dan patroli tambahan oleh kapal-kapal aliansi internasional di kawasan. Hingga laporan ini ditulis, rincian lengkap tentang jumlah korban, kerusakan fasilitas militer, dan dampak jangka panjang terhadap rute energi global masih belum jelas.

Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang bertentangan dari kedua kubu dan akan memperbarui berita ini ketika informasi resmi dan konfirmasi independen tersedia.

Photo by: Brad Kiracofe, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.