Krisis Timur Tengah: AS Melancarkan Serangan Baru ke Iran Setelah Hening Beberapa Hari
Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap wilayah Iran pada Kamis dini hari setelah jeda serangan selama beberapa hari. Menurut data yang dikompilasi dari siaran berita, serangan diarahkan ke kota Abadan di barat daya Iran dan ke sekitar Pulau Qeshm.
Sumber lokal menyebutkan serangan terhadap “sebuah titik dekat Qeshm” terjadi sekitar pukul 04.00 waktu setempat (00.30 GMT), kata wakil gubernur provinsi Hormozgan kepada kantor berita Mehr. Hingga laporan ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari militer Iran yang dapat dikonfirmasi secara independen mengenai jumlah korban akibat serangan tersebut.
Sebelumnya, operasi gabungan AS-Saudi di Irak dilaporkan menewaskan sedikitnya 20 pejuang yang didukung Teheran. Karena para korban tersebut merupakan milisi yang berafiliasi dengan Iran, mereka dilaporkan tewas dalam serangan balasan gabungan tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian tambahan mengenai identitas mereka atau apakah ada korban sipil.
Para analis mengatakan, serangkaian serangan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir — termasuk serangan rudal dan pembajakan tanker di Selat Hormuz — telah meningkatkan risiko eskalasi menuju perang terbuka di kawasan. Menurut data pergerakan diplomatik, upaya mediasi yang sempat muncul semalam kandas setelah balasan-balasan militer dari kedua pihak.
Berdasarkan laporan, pihak berwenang di Washington menyatakan tindakan militer tersebut sebagai respons terhadap serangkaian serangan terhadap pasukan dan kepentingan AS di kawasan dalam beberapa pekan terakhir. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari Pentagon dan Komandan Militer AS di wilayah tersebut.
Hingga laporan ini ditulis, situasi masih sangat dinamis dengan laporan-laporan tentang gangguan lalu lintas maritim di perairan strategis dan kenaikan harga minyak global. Belum dapat diverifikasi secara independen dampak jangka pendek terhadap rute pelayaran atau pasokan energi.
Belum ada laporan yang dapat dikonfirmasi mengenai korban warga sipil dalam serangan terbaru ke Abadan dan Qeshm. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan mengupdate berita ini jika konfirmasi baru tersedia.
Photo by: Baraa Obied, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel