Perang Israel terhadap Hukum Internasional: Dampak Gaza dan Politik Global Yayasan HAM Ajukan Pengaduan ke ICC: Sembilan Tahanan Gaza Gugur di Kamp Sde Taman Syria Umumkan Maskapai Jerman Terbang ke Damaskus dan Aleppo, Mesir Gelar Negosiasi Buka Kembali Penerbangan ke Kairo Apakah Pakistan Akan Campur Tangan Menyusul Serangan Houthi terhadap Kapal-kapal Saudi? Mesir Kutuk Serangan terhadap Yordania dan Tegaskan Solidaritas Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Perang Israel terhadap Hukum Internasional: Dampak Gaza dan Politik Global Yayasan HAM Ajukan Pengaduan ke ICC: Sembilan Tahanan Gaza Gugur di Kamp Sde Taman Syria Umumkan Maskapai Jerman Terbang ke Damaskus dan Aleppo, Mesir Gelar Negosiasi Buka Kembali Penerbangan ke Kairo Apakah Pakistan Akan Campur Tangan Menyusul Serangan Houthi terhadap Kapal-kapal Saudi? Mesir Kutuk Serangan terhadap Yordania dan Tegaskan Solidaritas Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk

Krisis Timur Tengah: AS Lancarkan Gelombang Serangan Baru ke Iran; Tehran Sebut Serangan Bikin Diplomasi ‘Sia-sia’

Admin July 13, 2026 at 06:04
Krisis Timur Tengah: AS Lancarkan Gelombang Serangan Baru ke Iran; Tehran Sebut Serangan Bikin Diplomasi ‘Sia-sia’

Berdasarkan laporan, militer Amerika Serikat kembali melancarkan gelombang serangan udara terhadap sasaran-sasaran di Iran pada Minggu sore waktu AS. Menurut data dari US Central Command, serangan dimulai pada pukul 17.00 ET dan ditujukan “untuk terus mengurangi kemampuan mereka menyerang pelaut sipil dan kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz”.

Sumber lokal menyebutkan Tehran menanggapi dengan serangan rudal dan drone yang menyasar fasilitas-fasilitas AS di beberapa negara Teluk, serta mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz. Menurut laporan, Iran juga berupaya membentuk sistem permanen untuk memungut biaya di selat tersebut dan memperingatkan kapal agar tidak berlayar tanpa otorisasi Teheran.

Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim terkait kerusakan, korban jiwa, dan penutupan Selat Hormuz belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut, termasuk jumlah sasaran yang terkena dan apakah ada korban di pihak militer atau sipil.

Belum dapat diverifikasi secara independen pula apakah serangan terbaru ini akan mengakhiri upaya diplomasi yang sedang berlangsung; pihak Tehran menyatakan serangan AS membuat diplomasi “sia-sia”. Pihak berwenang AS menyatakan tujuan serangan adalah melindungi pelayaran internasional, sementara respons Iran memperbesar risiko eskalasi di kawasan yang strategis bagi perdagangan energi global.

Tim redaksi akan terus mengikuti perkembangan dan memperbarui informasi setelah sumber-sumber resmi dan independen memberikan konfirmasi.

Photo by: Muhammet Emir Şeker, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.