Korban Luka dan Sakit di Gaza Tuntut Evakuasi Medis Mendesak ke Luar Negeri
Berdasarkan laporan Anadolu, puluhan warga Palestina yang terluka dan sakit melakukan unjuk rasa pada Minggu menuntut dibukanya jalur perbatasan agar mereka dapat dievakuasi segera ke luar negeri untuk menjalani perawatan medis. Sumber lokal menyebutkan para pasien berkumpul di halaman Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Gaza selatan, beberapa duduk di kursi roda atau bertumpu pada kruk sejak pagi hari sementara yang lain duduk di tanah di bawah terik matahari. Menurut data dari saksi di lokasi, mereka menyerukan bantuan kepada organisasi internasional dan negara-negara mediator yang mendukung kesepakatan gencatan senjata agar membantu membuka pos perbatasan dan memastikan evakuasi medis darurat. Seorang pasien, Abdul Rahman Ashraf Abu Shawish, menurut sumber lokal, mengatakan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menghubunginya; pernyataan ini belum dapat diverifikasi secara independen dan tim redaksi masih memverifikasi rincinya. Hingga laporan ini ditulis, belum ada kepastian resmi terkait pembukaan perbatasan untuk evakuasi medis atau jumlah pasien yang berhasil dievakuasi. Belum dapat diverifikasi secara independen berapa banyak yang membutuhkan perawatan di luar wilayah Gaza dan siapa saja yang akan mendapat izin keluar. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memperbarui laporan jika ada konfirmasi tambahan dari sumber resmi.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel