Korban Karamnya Ferry di Guyana Meningkat Jadi 53, Saksi Selamat Ceritakan Kengerian
Berdasarkan laporan, sebuah kapal ferry, MV Barima, terbalik di lepas pantai Essequibo, Guyana. Hingga laporan ini ditulis, korban tewas dilaporkan 53 orang dan puluhan lainnya masih hilang serta puluhan berhasil diselamatkan. Belum dapat diverifikasi secara independen.
Menurut data yang beredar, ferry itu diperkirakan membawa sekitar 179 penumpang, jauh melampaui manifest resmi yang tercatat 133 orang. Saksi selamat menggambarkan suasana panik saat kapal tua itu diyakini tenggelam dalam hitungan detik setelah mengalami oleng; banyak penumpang dilaporkan terseret atau terjebak di dalam kapal.
Sumber lokal menyebutkan adanya praktik penjualan tiket untuk “penumpang hantu” yang dimaksudkan untuk menghasilkan uang tunai, sehingga kapal menjadi sangat kelebihan muatan. Pihak berwenang juga menahan kapten dan seorang awak setelah keduanya dinyatakan positif ganja, dan penyelidikan pidana telah dibuka terhadap kemungkinan kelalaian berat. Belum dapat diverifikasi secara independen terkait semua klaim tersebut.
Negara tetangga, termasuk tim penyelam dari Prancis dan bantuan dari Trinidad and Tobago, dikerahkan untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan. Pemerintah Guyana menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan dan meninjau regulasi keselamatan feri.
Para penyintas menceritakan kengerian di laut: teriakan, orang-orang yang berusaha berenang ke pantai, dan ketidakmampuan sebagian penumpang untuk keluar dari kapal yang tenggelam. Tim redaksi masih memverifikasi detail sebanyak mungkin, termasuk jumlah pasti korban, identitas penumpang, dan kronologi lengkap kejadian.
Photo by: Pok Rie, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel