Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Kepanikan di Permukiman ‘Gaza Envelope’: Penyebaran Tikus dari Gaza Belum Pernah Terjadi

Admin July 20, 2026 at 20:05
Kepanikan di Permukiman ‘Gaza Envelope’: Penyebaran Tikus dari Gaza Belum Pernah Terjadi

Berdasarkan laporan dari beberapa media dan sumber lokal, permukiman di sekitar “Gaza Envelope” dilanda penyebaran tikus dan hewan pengerat dalam skala yang disebut belum pernah terjadi sebelumnya. Sumber lokal menyebutkan hewan-hewan pengerat itu keluar dari wilayah Gaza dan masuk ke kamp-kamp pengungsian serta rumah-rumah di pemukiman perbatasan.

Menurut data yang dikutip oleh sejumlah laporan, para ahli melihat dua faktor utama yang mendorong lonjakan populasi tikus: musim hujan yang berat dan pekerjaan penggalian skala besar di dalam Gaza yang mengusir tikus dari liangnya. Laporan lain menyebutkan bahwa tikus-tikus tersebut bahkan menggigit jari dan kaki anak-anak saat tidur serta merusak sisa-sisa sedikit harta benda pengungsi.

Hingga laporan ini ditulis, otoritas lokal dan dewan regional dilaporkan telah mendistribusikan ratusan perangkap dan melakukan upaya penanggulangan, tetapi pekerja setempat menyatakan langkah-langkah itu belum memadai untuk menahan ledakan populasi hewan pengerat. Beberapa warga melaporkan adanya kasus yang memerlukan perawatan medis ringan akibat gigitan tikus.

Sumber-sumber berita menyebutkan pula bahwa kondisi sanitasi di beberapa kamp pengungsian memperburuk situasi, sementara akses terbatas ke bantuan kesehatan dan pengendalian hama menghambat respons cepat. Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana hubungan langsung antara penggalian di Gaza dan peningkatan populasi tikus di permukiman perbatasan.

Sumber lokal menyebutkan kekhawatiran mendalam di kalangan penduduk, khususnya keluarga dengan anak kecil. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan efek jangka panjang dari wabah hewan pengerat ini. Belum dapat diverifikasi secara independen laporan tentang angka pasti infestasi dan dampak kesehatan secara menyeluruh.

Photo by: Nemuel Sereti, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.