Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Kepala Shin Bet Peringatkan: Hamas Anggap ‘Peta Jalan’ sebagai ‘7 Oktober Politik’

Admin August 7, 2026 at 20:05
Kepala Shin Bet Peringatkan: Hamas Anggap ‘Peta Jalan’ sebagai ‘7 Oktober Politik’

Berdasarkan laporan terjemahan yang dipublikasi oleh Quds News dari koran Israel, kepala badan keamanan dalam Israel (Shin Bet) David Zini memperingatkan anggota Kabinet kecil (kabinett) bahwa gerakan Hamas melihat peta jalan tahap kedua yang diajukan sebagai semacam “7 Oktober secara politik”. Menurut data yang diberitakan, Zini mengklaim bahwa kesepakatan itu merupakan “operasi penipuan” dan “perangkap strategis” yang memberi Hamas waktu untuk merestrukturisasi diri dan menunda dilakukannya serangan militer sebelum pemilihan umum Israel pada 27 Oktober mendatang.

Menurut laporan Israel Hayom yang dikutip, beberapa menteri kabinet menyerukan penolakan tegas terhadap peta jalan tersebut dan mendesak kembalinya operasi militer di Gaza. Sumber lokal menyebutkan bahwa Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, Menteri Permukiman Orit Strook, Menteri Pertanian Avi Dichter, serta Ze’ev Elkin mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mengumumkan penolakan resmi terhadap pelaksanaan tahap kedua, bahkan menuntut kembalinya kebijakan pembunuhan yang ditargetkan terhadap para pemimpin Hamas.

Laporan menyebutkan juga bahwa Dichter menegaskan tujuan “menghancurkan Hamas” tidak bisa ditawar, sementara Smotrich menyatakan bahwa dokumen resmi itu harus dinyatakan tidak sah dan bahwa Hamas harus dihapus. Kepala Dewan Keamanan Nasional Shmuel Ben Ezra dilaporkan mengatakan kepada para menteri bahwa Israel telah mengirimkan amandemen terhadap dokumen ke Amerika Serikat dan menghadapi tekanan untuk menerima jeda operasi selama 14 hari serta menghindari pembunuhan sasaran.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada keputusan resmi yang diumumkan oleh pemerintah Israel mengenai sikap akhir terhadap peta jalan tahap kedua. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang maksud dan taktik Hamas maupun rincian komunikasi antara Israel dan pihak AS. Tim redaksi masih memverifikasi apakah adanya perubahan kebijakan operasional militer atau keputusan resmi dari Kabinet.

Sumber-sumber media Israel yang dikutip juga menyatakan beberapa menteri khawatir bahwa jika tidak ada penolakan eksplisit dalam dua minggu, hal itu praktis dianggap sebagai penerimaan terhadap rencana tersebut. Laporan tidak merinci adanya korban baru dalam insiden yang dibahas, dan tidak ada pernyataan dari pihak Hamas yang dikutip langsung dalam terjemahan tersebut.

Tim redaksi akan terus memantau perkembangan dan memperbarui berita ini bila ada konfirmasi resmi atau informasi tambahan. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh klaim yang dikutip dari terjemahan media Israel.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.