Kepala Rumah Sakit Gaza Ditahan dalam Kondisi Mengancam Nyawa, Kelompok HAM Menyatakan
Berdasarkan laporan, Physicians for Human Rights memperingatkan bahwa Dr. Hussam Abu Safiya, direktur sebuah rumah sakit di Gaza yang ditahan oleh otoritas Israel sejak 2024, berada dalam kondisi yang mengancam jiwa. Menurut data dari pengacara dan organisasi hak asasi, Abu Safiya sulit bernapas dan hampir tidak bisa berbicara setelah lebih dari 555 hari berada dalam penahanan. Sumber lokal menyebutkan putranya, Elyas Abu Safia, melaporkan bahwa ayahnya hampir tidak mampu bernafas dan berbicara ketika dikunjungi.
Pengacara tahanan mengatakan ada penurunan kondisi kesehatan yang parah setelah kunjungan ke fasilitas Rakefet di Penjara Nitzan, dan Abu Safiya dilaporkan mengungkapkan ketakutan bahwa nyawanya bisa terancam saat berada di tahanan. Hingga laporan ini ditulis, tuduhan atau kondisi spesifik yang menyebabkan penurunan kesehatan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Menurut data yang tersedia, Abu Safiya telah ditahan oleh Israel sejak 2024; kelompok hak asasi mendesak pihak berwenang untuk memberikan perawatan medis yang memadai atau mempertimbangkan pembebasan sementara demi keselamatan pasien. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan upaya medis yang telah atau belum diberikan kepada Dr. Hussam Abu Safiya.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel