Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Kepala Pertahanan Bulgaria: Kecelakaan Drone di Perbatasan Bukan Serangan Sengaja

Admin August 10, 2026 at 06:04
Kepala Pertahanan Bulgaria: Kecelakaan Drone di Perbatasan Bukan Serangan Sengaja

Berdasarkan laporan, Kepala Pertahanan Bulgaria, Laksamana Emil Eftimov, menyatakan bahwa ledakan sebuah drone yang terjadi dekat stasiun kompresor pipa gas Trans-Balkan di kawasan Kardam pada 8 Agustus kemungkinan bukan merupakan tindakan sengaja terhadap Bulgaria. Menurut data yang disampaikan oleh otoritas militer, perangkat itu diidentifikasi sebagai drone umpan tipe “Maya” yang diduga masuk dari wilayah Rumania dan meledak setelah jatuh di ladang bunga matahari tanpa menimbulkan korban atau kerusakan material signifikan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa drone itu kemungkinan dialihkan oleh sistem peperangan elektronik sebelum meledak, sementara radar Bulgaria dan Rumania dilaporkan gagal mendeteksi pesawat kecil itu karena ketinggian terbang yang rendah. Pemerintah Bulgaria telah merespons dengan menempatkan kembali pasukan khusus dan sistem anti-drone ke perbatasan dengan Rumania serta meningkatkan pemantauan terhadap infrastruktur energi kritis.

Menanggapi insiden tersebut, Kementerian Luar Negeri Bulgaria memanggil duta besar Ukraina; pihak Ukraina menyatakan bahwa kejadian itu tidak disengaja dan berjanji akan bekerja sama dalam penyelidikan. Hingga laporan ini ditulis, belum ada bukti yang menunjukkan adanya niat untuk melakukan serangan terhadap wilayah Bulgaria, kata Laksamana Eftimov.

Insiden ini memicu perdebatan politik dalam negeri. Beberapa pihak menyerukan pembentukan kawasan perlindungan drone di Eropa, sementara kelompok lain mengkritik kurangnya investasi Bulgaria dalam teknologi pertahanan anti-drone dan ketergantungan pada peralatan era Soviet. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim mengenai pengalihan drone oleh peperangan elektronik atau asal pasti perangkat tersebut.

Tim redaksi masih memverifikasi keterangan resmi dan pernyataan pihak terkait, termasuk rincian teknis tentang tipe drone dan jejak pelacakan radar, serta perkembangan diplomatik antara Sofia dan Kyiv.

Photo by: Ilya Sobolev, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.