Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Kementerian Kesehatan Gaza Wanti-Wanti Kenaikan Kasus Keguguran

Admin July 4, 2026 at 23:05
Kementerian Kesehatan Gaza Wanti-Wanti Kenaikan Kasus Keguguran

Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan di Gaza, otoritas kesehatan memperingatkan adanya peningkatan yang mengkhawatirkan dalam kasus keguguran (gugur) dan kelainan janin.

Menurut data kementerian, lonjakan kasus keguguran dan cacat janin itu dikaitkan dengan perang yang masih berlangsung di wilayah tersebut, yang menyebabkan gangguan layanan kesehatan ibu, kekurangan obat-obatan, serta terbatasnya fasilitas perawatan prenatal.

Hingga laporan ini ditulis, rumah sakit di Gaza dilaporkan mengalami kapasitas penuh, pasokan listrik tidak stabil, dan akses menuju layanan persalinan terganggu karena pembatasan pergerakan serta kerusakan infrastruktur.

Sumber lokal menyebutkan bahwa banyak ibu hamil kesulitan mendapatkan pemeriksaan rutin dan perawatan darurat, sehingga mengalami komplikasi dan sejumlah kehamilan yang gugur.

Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah pasti kasus atau rincian penyebab langsung setiap kejadian. Tim redaksi masih memverifikasi laporan resmi dan berupaya menghubungi organisasi kemanusiaan serta tenaga medis di lapangan untuk konfirmasi lebih lanjut.

Kementerian menyerukan peningkatan bantuan kemanusiaan dan akses darurat terhadap layanan kesehatan ibu dan janin untuk mengurangi risiko lebih lanjut bagi perempuan hamil di Gaza.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.