Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Kantor Media Pemerintah Gaza: Gaza Hadapi Tahap Paling Berbahaya dari Kelaparan Massal

Admin May 21, 2026 at 20:05
Kantor Media Pemerintah Gaza: Gaza Hadapi Tahap Paling Berbahaya dari Kelaparan Massal

Berdasarkan laporan dari Kantor Media Pemerintah di Gaza, wilayah Jalur Gaza menghadapi “أخطر مراحل التجويع الجماعي الممنهج” — tahap paling berbahaya dari upaya pengoperasian kelaparan massal yang disengaja. Menurut data yang disampaikan oleh kantor tersebut, pendudukan Israel menggunakan pasokan makanan, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan sebagai senjata tekanan terhadap lebih dari dua juta warga Palestina yang hidup dalam kondisi kemanusiaan yang sangat kritis.

Hingga laporan ini ditulis, Kantor Media Pemerintah menegaskan bahwa pembatasan arus bantuan dan kelangkaan kebutuhan pokok telah memperburuk situasi di rumah sakit, pusat pengungsian, dan komunitas yang paling rentan. Sumber lokal menyebutkan kelangkaan pangan, obat-obatan, dan bahan bakar yang mempengaruhi perawatan medis dan distribusi bantuan.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tersebut; Tim redaksi masih memverifikasi detail tambahan dan dampak langsung dari kebijakan akses bantuan yang disebutkan oleh kantor itu.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.