Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Kantor Media Pemerintah Gaza: Gaza Hadapi Tahap Paling Berbahaya dari Kelaparan Massal

Admin May 21, 2026 at 20:05
Kantor Media Pemerintah Gaza: Gaza Hadapi Tahap Paling Berbahaya dari Kelaparan Massal

Berdasarkan laporan dari Kantor Media Pemerintah di Gaza, wilayah Jalur Gaza menghadapi “أخطر مراحل التجويع الجماعي الممنهج” — tahap paling berbahaya dari upaya pengoperasian kelaparan massal yang disengaja. Menurut data yang disampaikan oleh kantor tersebut, pendudukan Israel menggunakan pasokan makanan, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan sebagai senjata tekanan terhadap lebih dari dua juta warga Palestina yang hidup dalam kondisi kemanusiaan yang sangat kritis.

Hingga laporan ini ditulis, Kantor Media Pemerintah menegaskan bahwa pembatasan arus bantuan dan kelangkaan kebutuhan pokok telah memperburuk situasi di rumah sakit, pusat pengungsian, dan komunitas yang paling rentan. Sumber lokal menyebutkan kelangkaan pangan, obat-obatan, dan bahan bakar yang mempengaruhi perawatan medis dan distribusi bantuan.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tersebut; Tim redaksi masih memverifikasi detail tambahan dan dampak langsung dari kebijakan akses bantuan yang disebutkan oleh kantor itu.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.