Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

“Jilly, I had no choice”: Jill Biden Kenang Tekanan yang Membuat Joe Biden Mundur dari Pemilu 2024

Admin June 3, 2026 at 10:03
“Jilly, I had no choice”: Jill Biden Kenang Tekanan yang Membuat Joe Biden Mundur dari Pemilu 2024

Berdasarkan laporan, mantan Ibu Negara Jill Biden mengenang tekanan luar biasa yang dialami suaminya, Presiden AS ke-46 Joe Biden, hingga memutuskan mundur dari pemilihan presiden 2024. Pernyataan itu disampaikan dalam acara peluncuran memori barunya, View from the East Wing, yang digelar di 92nd Street Y, New York.

Menurut data yang dipaparkan Jill dalam acara yang dimoderatori komedian dan co-host The View, Whoopi Goldberg, keputusan mundur itu dipicu oleh respons publik setelah penampilan debat Juni 2024 yang dinilai buruk. Jill mengatakan ia sempat mengira suaminya mengalami stroke setelah debat tersebut, dan mengutip ucapan Joe kepadanya: “Jilly, I had no choice.” Mantan presiden hadir dalam acara tersebut dan menerima dua kali tepuk tangan berdiri dari hadirin.

Sumber lokal menyebutkan tekanan datang tidak hanya dari pihak lawan politik tetapi juga dari tokoh-tokoh dekat di dalam Partai Demokrat, termasuk sahabat lama yang secara terbuka menyerukan agar Joe mundur. Jill menyatakan bahwa seruan publik itu sangat menyakitkan bagi keluarga mereka dan menilai banyak pihak memilih menyuarakan kekhawatiran lewat media ketimbang berbicara secara pribadi.

Dalam diskusi itu, Jill juga menyinggung diagnosis kanker prostat metastatik Joe pada Mei 2025 dan membela keputusan suaminya memberi pengampunan kepada putra mereka, Hunter, yang menurutnya bertujuan melindungi keluarga dari “retribusi” politik terkait masalah hukum dan kecanduan Hunter.

Hingga laporan ini ditulis, beberapa rincian — termasuk percakapan internal di Partai Demokrat dan motivasi penuh di balik keputusan mundur — belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan lain yang muncul dalam memoir dan kutipan dari acara tersebut.

Photo by: Drew Anderson, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.