Serangan Israel Lukai 17 Warga Palestina di Gaza Meski Gencatan Senjata
Berdasarkan laporan Anadolu Agency, pasukan Israel melukai 17 warga Palestina pada Selasa setelah serangan drone dan tembakan yang menargetkan kerumunan sipil serta dua kamp pengungsian di Jalur Gaza. Insiden itu terjadi meski gencatan senjata yang mulai berlaku sejak 10 Oktober 2025 masih diberlakukan.
Sumber lokal menyebutkan bahwa sembilan warga Palestina terluka ketika sebuah drone Israel menyerang kerumunan sipil di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, kata Al-Awda Hospital dalam sebuah pernyataan. Menurut data yang dikutip oleh koresponden Anadolu, tiga orang terluka setelah kendaraan militer Israel membuka tembakan ke sebuah kamp pengungsian di timur Deir al-Balah, sementara lima lainnya terluka dalam serangan serupa di selatan Gaza.
Menurut data Kementerian Kesehatan Palestina, pelanggaran gencatan senjata telah menyebabkan ribuan korban sejak awal konflik, namun rincian angka seringkali berubah-ubah. Hingga laporan ini ditulis, gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025 terus dilanggar oleh kedua belah pihak, menurut berbagai sumber.
Belum dapat diverifikasi secara independen semua rincian luka-luka dan kronologi serangan yang disampaikan oleh pihak medis dan wartawan lapangan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim tersebut serta jumlah pasti korban dan kondisi terkini di lokasi-lokasi yang dilaporkan menjadi sasaran.
Sumber lokal menyebutkan pula bahwa upaya evakuasi dan perawatan medis sedang berlangsung di rumah sakit-rumah sakit setempat, yang menghadapi tekanan besar akibat meningkatnya jumlah pasien dan keterbatasan fasilitas.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel