Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Israel Deportasi Dua Aktivis dari Flotilla Bantuan Gaza

Admin May 10, 2026 at 15:04
Israel Deportasi Dua Aktivis dari Flotilla Bantuan Gaza

Berdasarkan laporan, Israel telah membebaskan dan mendeportasi dua aktivis yang ditahan setelah upaya penyergapan terhadap flotilla bantuan yang menuju Gaza. Menurut data dari beberapa media dan organisasi hak hukum, kedua aktivis tersebut adalah Thiago Ávila (Brasil) dan Saif Abu Keshek (Spanyol/Palestina), yang ditangkap saat intersepsi terhadap “Global Sumud Flotilla” pada 30 April dan penahanan mereka sempat diperpanjang dua kali oleh otoritas Israel. Hingga laporan ini ditulis, pihak berwenang Israel menyatakan deportasi dilakukan setelah penyelidikan terhadap keterlibatan mereka, sementara organisasi Adalah menyebut penahanan itu melanggar hukum internasional. Klaim tentang dugaan aktivitas ilegal dan afiliasi terorisme oleh otoritas Israel belum dapat diverifikasi secara independen, dan beberapa laporan juga menyebutkan para aktivis sempat melakukan mogok makan selama masa tahanan. Sumber lokal menyebutkan puluhan kapal tambahan diperkirakan akan melanjutkan upaya menuju Gaza dalam beberapa hari mendatang. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut tentang proses hukum yang dijalankan dan kondisi penahanan sebelum deportasi.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.