Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Israel Blokir Akses Palang Merah ke Tahanan Palestina Meski Putusan Pengadilan

Admin July 13, 2026 at 23:07
Israel Blokir Akses Palang Merah ke Tahanan Palestina Meski Putusan Pengadilan

Berdasarkan laporan Middle East Eye, Israel memperluas larangan akses Palang Merah Internasional (ICRC) ke tahanan Palestina meskipun Mahkamah Tinggi menyatakan pelarangan sebelumnya tidak sah.

Menurut data yang disampaikan oleh Israel Prison Service (IPS), pembatasan baru yang dikeluarkan oleh Komisaris Layanan Penjara Kobi Yaakobi membatasi kunjungan kemanusiaan secara signifikan. Peraturan baru melarang kunjungan terhadap kategori tahanan tertentu dalam kondisi apa pun, termasuk mereka yang diklasifikasikan oleh IPS sebagai “sangat berbahaya”, tahanan yang berada di sel isolasi, serta mereka yang sedang dalam pemeriksaan atau interogasi.

Peraturan tersebut juga membatasi durasi kunjungan menjadi 30 menit, dengan kewenangan bagi komandan penjara untuk memutus pertemuan lebih cepat. Selain itu, kunjungan dibatasi satu kali tiap kuartal dan IPS harus mengajukan daftar paling banyak lima tahanan yang diminta untuk dikunjungi dalam setiap kunjungan.

Langkah ini bertentangan dengan putusan Mahkamah Tinggi bulan lalu yang memerintahkan negara untuk melanjutkan kunjungan Palang Merah setelah pelarangan awal diberlakukan pasca serangan 7 Oktober 2023. Hingga laporan ini ditulis, akses masih dibatasi menurut aturan baru yang diterapkan oleh IPS.

Sumber lokal menyebutkan ada protes keluarga tahanan di depan kantor Palang Merah di Hebron sebagai reaksi terhadap pembatasan tersebut. Mereka menuntut akses rutin untuk memastikan kondisi tahanan dan hak asasi mereka.

Dalam pernyataannya, layanan penjara mengatakan lembaga tersebut “beroperasi sesuai hukum” dan setiap dugaan pelanggaran harus ditangani melalui saluran yang tepat. Pernyataan ini, serta klaim mengenai alasan keamanan yang mendasari pembatasan, belum dapat diverifikasi secara independen.

Bulan lalu, sebuah RUU yang akan melarang kunjungan Palang Merah ke tahanan Palestina ditolak di parlemen Israel dengan suara 41-36, setelah partai-partai ultra-Ortodoks memboikot pemungutan suara karena perselisihan politik lain. Tim redaksi masih memverifikasi dampak praktis dari kebijakan baru ini terhadap kunjungan yang sudah dijadwalkan dan kondisi tahanan yang dibatasi aksesnya.

Photo by: Alfo Medeiros, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.