Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Irlandia Akan Melarang Impor dari Pemukiman Israel, Target Pengesahan Pertengahan Juli

Admin May 27, 2026 at 22:05
Irlandia Akan Melarang Impor dari Pemukiman Israel, Target Pengesahan Pertengahan Juli

Berdasarkan laporan, Menteri Luar Negeri Irlandia Helen McEntee menyatakan pemerintah sedang melanjutkan rancangan undang‑undang yang bertujuan melarang perdagangan barang yang diproduksi di pemukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki. McEntee mengatakan Dublin berharap dapat mengesahkan undang‑undang itu pada pertengahan Juli.

Menurut data, langkah ini mencerminkan kritik Irlandia yang semakin keras terhadap kebijakan Israel di wilayah Palestina dan merupakan kelanjutan peringatan sejak akhir 2024 bahwa Dublin dapat mengambil langkah ekonomi terkait perluasan pemukiman.

Langkah Irlandia itu mendapat penolakan keras dari pemerintah Israel, tekanan dari anggota Kongres AS serta dari kelompok bisnis internasional. Kelompok hukum sipil Israel Shurat HaDin menggambarkan RUU tersebut sebagai “perang ekonomi” dan menyerukan intervensi diplomatik AS.

Hingga laporan ini ditulis, rancangan undang‑undang belum disahkan dan proses legislatif masih berlangsung; Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah dukungan akhir di parlemen Irlandia. Sumber lokal menyebutkan pemerintah mempercepat pembahasan untuk memenuhi target pengesahan pada pertengahan Juli.

Berdasarkan laporan, tindakan ini merupakan bagian dari pendekatan tegas Irlandia terhadap kampanye militer Israel di Gaza dan ekspansi pemukiman. Tim redaksi masih memverifikasi rincian teknis undang‑undang, termasuk sanksi yang akan diberlakukan terhadap impor yang dilarang.

Dampak ekonomi dan diplomatik dari rencana larangan ini diperkirakan akan menimbulkan ketegangan lebih lanjut antara Dublin dan Tel Aviv serta memicu perdebatan internasional mengenai upaya memboikot barang dari wilayah yang diduduki.

Photo by: Mark Direen, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.