Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Irlandia Larang Masuk Ben-Gvir dan Smotrich, Dorong Sanksi Uni Eropa

Admin June 6, 2026 at 11:05
Irlandia Larang Masuk Ben-Gvir dan Smotrich, Dorong Sanksi Uni Eropa

Berdasarkan laporan, pemerintah Irlandia mengumumkan pemberlakuan larangan perjalanan terhadap Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich. Menurut data yang disampaikan oleh kantor perdana menteri, langkah ini diambil menyusul apa yang disebut Dublin sebagai retorika inflamasi para menteri tersebut terhadap warga Palestina dan dugaan pelecehan terhadap aktivis flotilla Gaza, yang dilaporkan termasuk saudara perempuan presiden Irlandia. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim mengenai pelecehan tersebut.

Sumber lokal menyebutkan bahwa selain larangan perjalanan, Irlandia akan mendorong penerapan sanksi di tingkat Uni Eropa dan tengah menyiapkan rancangan undang-undang untuk melarang perdagangan dengan permukiman Tepi Barat yang diperkirakan akan diajukan pada pertengahan Juli. Hingga laporan ini ditulis, otoritas Dublin belum merilis seluruh detail teknis terkait cakupan larangan dan mekanisme sanksi yang diusulkan.

Di Israel, langkah Dublin memicu reaksi dari beberapa pihak; Ben-Gvir dilaporkan menolak keputusan tersebut. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari kedua menteri serta reaksi lanjutan dari pemerintah Israel.

Photo by: Selim Karadayı, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.