Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Perang Iran – Live: Israel Tewaskan Jenderal Lebanon, Pakistan Mendesak Akhiri Perang

Admin June 7, 2026 at 09:03
Perang Iran – Live: Israel Tewaskan Jenderal Lebanon, Pakistan Mendesak Akhiri Perang

Berdasarkan laporan, pasukan Israel melancarkan serangan udara di selatan Lebanon yang menewaskan sembilan orang, termasuk seorang brigadir jenderal dan dua anggota Angkatan Bersenjata Lebanon. IDF menyebut serangan menargetkan sebuah kendaraan yang dianggap mencurigakan dan terkait Hezbollah.

Menurut data, serangan terjadi beberapa hari setelah tercapainya gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat antara Israel dan pemerintah Lebanon. Pemerintah Lebanon mengecam serangan itu sebagai pelanggaran kedaulatan dan menyatakan tindakan tersebut mengancam stabilitas upaya perdamaian.

Hingga laporan ini ditulis, konflik yang meletus sejak Maret 2026 tersebut telah menewaskan lebih dari 3.500 orang di Lebanon, memaksa lebih dari satu juta orang mengungsi, dan menyebabkan Israel menguasai sekitar seperlima wilayah Lebanon.

Sumber lokal menyebutkan bahwa militer Israel menganggap kawasan tersebut sebagai zona tempur di mana ancaman dari Hezbollah masih ada. Klaim terkait sasaran dan identitas korban belum dapat diverifikasi secara independen.

Di tempat lain, pemerintah Pakistan mendesak agar permusuhan segera dihentikan dan menyerukan penyelesaian melalui jalur diplomasi. Islamabad juga mengimbau semua pihak untuk menahan diri guna mencegah eskalasi lebih lanjut. Pernyataan Pakistan dan reaksi internasional lainnya masih dalam proses verifikasi.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian korban, motif serangan, dan keterangan resmi dari semua pihak terkait. Belum dapat diverifikasi secara independen.

Photo by: Nemuel Sereti, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.