Iran War Live: AS Luncurkan Serangan Baru; Trump Berduka atas Prajurit yang Tewas
Berdasarkan laporan, pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan udara baru terhadap sasaran di Iran dalam rangkaian operasi balasan yang memasuki malam kedelapan berturut-turut. Serangan ini, menurut perintah Presiden Donald Trump, dimaksudkan untuk menghukum Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) dan melemahkan kemampuan Iran mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Menurut data, serangan sebelumnya di Yordania menewaskan dua anggota dinas AS dan satu personel dilaporkan hilang. Presiden Trump menyatakan kematian prajurit sebagai “a sad thing” dan menyampaikan duka atas tewasnya anggota militer tersebut.
Hingga laporan ini ditulis, AS juga memberlakukan blokade angkatan laut di Laut Arab dan Selat Hormuz sebagai bagian dari tindakan untuk melindungi rute pelayaran. Konflik telah memicu gangguan regional, dengan laporan bahwa Iran melakukan serangan balasan yang mengenai infrastruktur di beberapa negara teluk.
Sumber lokal menyebutkan beberapa serangan udara AS menargetkan area di sekitar Hajiabad, namun klaim tentang lokasi dan sasaran tertentu belum dapat diverifikasi secara independen. Beberapa laporan media menyatakan keseluruhan konflik telah menelan puluhan korban di kedua belah pihak dan menimbulkan kekhawatiran internasional, namun angka-angka tersebut juga masih belum dapat diverifikasi secara independen.
Belum dapat diverifikasi secara independen pula pernyataan yang menyebutkan serangan telah mencapai tujuan strategis tertentu atau menyerang fasilitas nuklir; klaim-klaim tersebut terus beredar di media regional dan pernyataan resmi militer.
Sumber lokal menyebutkan adanya aktivitas militer yang meningkat di perbatasan regional dan laporan penutupan sementara jalur pelayaran utama. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan perkembangan terbaru, termasuk jumlah korban, target yang tepat, serta pernyataan resmi dari kedua belah pihak.
Photo by: Hub JACQU, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel