Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

Iran Tuduh AS Melancarkan Serangan terhadap Tanker dan Menara Komunikasi di Pulau Qeshm dari Pangkalan di Kuwait dan Bahrain

Admin June 3, 2026 at 17:04
Iran Tuduh AS Melancarkan Serangan terhadap Tanker dan Menara Komunikasi di Pulau Qeshm dari Pangkalan di Kuwait dan Bahrain

Berdasarkan laporan dari Fars News Agency, Kementerian Luar Negeri Iran pada Rabu menuduh Amerika Serikat melakukan serangan terhadap sebuah kapal tanker minyak Iran di Selat Hormuz dan menara komunikasi di Pulau Qeshm. Menurut data kementerian, serangan itu dilancarkan “dini hari” dari fasilitas militer yang berada di dua negara kawasan, yang kemudian diidentifikasi sebagai Kuwait dan Bahrain.

Kemenlu Iran menyatakan pihaknya “dengan tegas mengecam” apa yang disebutnya sebagai “tindakan agresif oleh militer teroris AS” terhadap kapal tanker dan fasilitas komunikasi tersebut. Pernyataan itu menuduh Washington menggunakan wilayah dan fasilitas negara-negara regional untuk melakukan operasi militer terhadap Iran, sehingga menurut Iran pemerintah Kuwait dan Bahrain memikul “tanggung jawab langsung dan jelas” atas kejadian itu.

Sumber lokal menyebutkan serangan menargetkan infrastruktur komunikasi di Pulau Qeshm dan kapal yang berlayar di perairan strategis Selat Hormuz. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen mengenai rincian teknis serangan, kerusakan yang ditimbulkan, atau adanya korban jiwa. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim yang disampaikan oleh pihak Iran maupun tanggapan resmi dari pemerintah AS, Kuwait, dan Bahrain.

Tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa pada saat ini. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memperbarui berita bila ada konfirmasi tambahan dari sumber resmi atau bukti independen.

Photo by: Behnam Ramezani, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.