Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Iran Tuding Militer AS Sengaja Serang Infrastruktur Air Sipil Vital di Selatan

Admin June 11, 2026 at 04:05
Iran Tuding Militer AS Sengaja Serang Infrastruktur Air Sipil Vital di Selatan

Berdasarkan laporan Kementerian Luar Negeri Iran, juru bicara kementerian menuduh militer Amerika Serikat secara sengaja menyerang infrastruktur air sipil yang vital di wilayah selatan negara itu. Menurut data kementerian, fasilitas yang diserang melayani lebih dari 20.000 orang dan mengalami kerusakan signifikan. Sumber lokal menyebutkan pipa distribusi utama dan instalasi pengolahan air mengalami dampak, menyebabkan terganggunya pasokan air bersih di beberapa kota dan desa. Kementerian menyebut tindakan tersebut sebagai ‘kejahatan perang’ dan menuntut pertanggungjawaban internasional terhadap Washington. Hingga laporan ini ditulis, otoritas setempat masih bekerja untuk memperbaiki saluran dan memulihkan pasokan; rincian kerusakan penuh belum tersedia. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim tentang pelaku dan motif serangan, termasuk apakah serangan itu memang disengaja sebagaimana dituduhkan Teheran. Sementara itu, pihak berwenang belum mengeluarkan angka resmi korban jiwa atau luka; laporan awal hanya menyebutkan gangguan layanan dan kerusakan infrastruktur. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui berita seiring terkonfirmasinya data lebih lanjut.

Photo by: Altaf Shah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.