Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Iran: Serangan AS Menargetkan Pembangunan PLTN Darkhovin

Admin July 19, 2026 at 21:04
Iran: Serangan AS Menargetkan Pembangunan PLTN Darkhovin

Berdasarkan laporan dari Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) pada hari Minggu, serangkaian serangan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat menargetkan pembangkit listrik tenaga nuklir Darkhovin yang masih dalam tahap pembangunan di wilayah barat daya Iran. Pernyataan AEOI yang dipublikasikan di platform X menyebutkan bahwa “serangan terhadap fasilitas nuklir damai yang berada di bawah pengawasan internasional adalah pelanggaran jelas terhadap hukum internasional.”

Menurut data yang dirilis oleh AEOI, organisasi tersebut tidak merinci lebih jauh terkait besaran kerusakan atau adanya korban jiwa akibat serangan tersebut. Hingga laporan ini ditulis, detail tentang dampak fisik pada fasilitas dan jumlah korban belum diungkap secara resmi oleh pihak berwenang Iran. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim mengenai target dan efek serangan tersebut.

Sumber lokal menyebutkan bahwa insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Tehran, di mana serangkaian serangan timbal balik dilaporkan terjadi: AS menembakkan serangan terhadap sasaran di dalam Iran, dan Tehran merespons dengan serangan terhadap fasilitas serta basis yang menurutnya digunakan oleh pasukan AS di beberapa negara kawasan. Beberapa media asing juga melaporkan serangan udara yang diperkirakan melibatkan AS dan sekutunya menimbulkan kerusakan infrastruktur di sekitar ibu kota, meskipun rincian ini masih bersifat sementara.

Tim redaksi masih memverifikasi kebenaran semua klaim di lapangan, termasuk apakah PLTN Darkhovin mengalami kerusakan struktural yang signifikan serta adanya dampak terhadap instalasi keselamatan nuklir. Pernyataan resmi dari pemerintah AS atau sekutu terkait tuduhan penargetan fasilitas nuklir Iran belum tersedia pada saat pelaporan.

Insiden ini terjadi di tengah perundingan dan upaya mediasi regional—termasuk memorandum pemahaman yang difasilitasi Pakistan beberapa waktu lalu—yang menurut pihak Iran telah terganggu oleh eskalasi militer terbaru. Hingga saat ini, komunitas internasional dan badan pengawas nuklir belum mengeluarkan verifikasi independen mengenai keadaan fasilitas Darkhovin atau klaim pelanggaran hukum internasional yang diajukan oleh AEOI.

Photo by: Sam Jotham Sutharson, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.