Iran Serang Basis AS di Timur Tengah Saat Trump Bertemu Netanyahu
Berdasarkan laporan, Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan rudal balistik yang menargetkan pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah, termasuk wilayah Yordania, pada Rabu malam. Menurut data yang disampaikan oleh U.S. Central Command (CENTCOM), sebagian besar rudal berhasil diintersep oleh sistem pertahanan udara sekutu.
Serangan itu terjadi saat Presiden AS Donald Trump mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington, dalam rangka membahas situasi keamanan regional dan dugaan perkembangan program nuklir Iran. Hingga laporan ini ditulis, serangan dilaporkan sebagai eskalasi terbaru setelah jeda singkat dalam konflik yang lebih luas antara AS, Israel, dan Iran.
Iran juga disebut menyerang tiga kapal di Selat Hormuz dan menolak proposal Oman terkait pengelolaan jalur perairan tersebut. Sumber lokal menyebutkan bahwa IRGC sebelumnya mengambil alih beberapa kapal tanker di kawasan yang sama, tindakan yang memicu peningkatan ketegangan maritim dan lonjakan harga minyak dunia.
Menurut data yang dikumpulkan oleh beberapa media, konflik yang meluas ini sebelumnya telah menewaskan 18 personel AS; Belum dapat diverifikasi secara independen. Pejabat AS dan sekutu mereka melaporkan bahwa mereka menanggapi ancaman tersebut dengan kesiagaan tinggi, termasuk serangan balasan yang ditujukan pada posisi milisi yang diduga didukung Iran di Irak.
DW News dan sumber lain melaporkan adanya serangan udara gabungan AS-Saudi terhadap fasilitas dan logistik kelompok milisi pro-Iran di bagian timur Irak dan Basra, sebagai respons terhadap gelombang serangan drone dan ancaman terhadap infrastruktur energi Saudi.
Dampak ekonomi langsung terlihat di pasar minyak, di mana harga melonjak lebih dari empat persen setelah laporan tentang serangan di Selat Hormuz dan tindakan-tindakan militer terbaru. Hingga kini, rincian lengkap korban jiwa dan kerusakan material masih belum diumumkan secara resmi.
Sumber lokal menyebutkan adanya korban dan kerusakan di beberapa lokasi, namun Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim yang saling bertentangan dari pihak-pihak terkait.
Tim redaksi akan terus memantau perkembangan dan memperbarui laporan ini saat informasi tambahan tersedia.
Photo by: Ivan Hassib, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel