Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

Iran Memperingatkan AS ‘Berhati-hati’ Setelah Ancaman Trump

Admin June 22, 2026 at 00:03
Iran Memperingatkan AS ‘Berhati-hati’ Setelah Ancaman Trump

Berdasarkan laporan, negosiator utama Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada Minggu memperingatkan Amerika Serikat agar tidak mengeluarkan ancaman terhadap Republik Islam, dan menegaskan bahwa “angkatan bersenjata kami siap untuk merespons”.

Menurut data yang dilaporkan media internasional, pernyataan Ghalibaf disampaikan menyusul ancaman Presiden Donald Trump yang mengatakan siap melakukan serangan terhadap Iran terkait dukungan Teheran kepada Hezbollah. Ghalibaf menyatakan, “Mereka lebih baik berhati-hati dengan pernyataan mereka; angkatan bersenjata kami siap merespons mereka dengan cara yang berbeda. Tidak peduli apa yang mereka katakan, kami lah yang bertindak.”

Sumber lokal menyebutkan bahwa pejabat militer Iran meningkatkan kesiapsiagaan, namun rincian langkah-langkah tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Menurut data lain yang beredar di media, ancaman AS juga terkait kekhawatiran atas kemungkinan penutupan Selat Hormuz; klaim soal penutupan atau rencana serangan di wilayah tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada pernyataan lanjutan dari pejabat Washington yang mengkonfirmasi langkah militer yang spesifik sebagai respons terhadap peringatan Iran. Tim redaksi masih memverifikasi informasi terkait ancaman dan kesiapsiagaan militer dari kedua pihak.

Photo by: Xabi Oregi, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.