Iran Jadikan Pemakaman Khamenei sebagai Pamer Kekuatan
Berdasarkan laporan, kepemimpinan Iran merencanakan serangkaian pemakaman selama enam hari mulai 4 Juli untuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan gugur beberapa bulan lalu. Beberapa sumber menyebutkan penyebab gugurnya Khamenei berbeda-beda: ada laporan yang menyatakan serangan Amerika Serikat sebagai penyebab, sementara laporan lain menyebutkan keterlibatan Israel. Belum dapat diverifikasi secara independen.
Menurut data yang beredar, upacara itu dimaksudkan sebagai unjuk kekuatan domestik dan internasional. Sumber lokal menyebutkan pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) dan milisi Basij dimobilisasi untuk mengamankan acara yang diperkirakan akan menarik jutaan orang, dengan klaim beberapa pihak bahwa total jamaah di Iran dan Irak bisa mencapai puluhan juta.
Sumber lokal menyebutkan pula bahwa penundaan selama beberapa bulan sebelum pemakaman menimbulkan pertanyaan tentang praktik pemeliharaan jenazah; para ahli yang dikutip menyatakan kemungkinan jenazah disimpan dalam kondisi dingin untuk memenuhi hukum Islam, meski detailnya tidak dipublikasikan secara resmi.
Hingga laporan ini ditulis, pemerintah Iran mempromosikan upacara dengan slogan internasional yang diterjemahkan sebagai “Kita Harus Membalas” untuk menegaskan solidaritas dan tuntutan balasan atas apa yang mereka sebut “terorisme Amerika-Zionis.” Tim redaksi masih memverifikasi klaim tentang skala kehadiran tamu internasional dan sejumlah perincian lain, termasuk status munculnya tokoh-tokoh kunci dalam rezim.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah acara tersebut akan dihadiri perwakilan dari negara-negara besar. Sumber lokal menyebutkan makam akan ditutup pada puncak upacara di Mashhad pada 9 Juli, namun rincian akhir dan daftar tamu resmi belum dipublikasikan. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut.
Photo by: Tawseef Ahmad, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel