Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Iran Jadikan Pemakaman Khamenei sebagai Pamer Kekuatan

Admin July 2, 2026 at 22:10
Iran Jadikan Pemakaman Khamenei sebagai Pamer Kekuatan

Berdasarkan laporan, kepemimpinan Iran merencanakan serangkaian pemakaman selama enam hari mulai 4 Juli untuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan gugur beberapa bulan lalu. Beberapa sumber menyebutkan penyebab gugurnya Khamenei berbeda-beda: ada laporan yang menyatakan serangan Amerika Serikat sebagai penyebab, sementara laporan lain menyebutkan keterlibatan Israel. Belum dapat diverifikasi secara independen.

Menurut data yang beredar, upacara itu dimaksudkan sebagai unjuk kekuatan domestik dan internasional. Sumber lokal menyebutkan pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) dan milisi Basij dimobilisasi untuk mengamankan acara yang diperkirakan akan menarik jutaan orang, dengan klaim beberapa pihak bahwa total jamaah di Iran dan Irak bisa mencapai puluhan juta.

Sumber lokal menyebutkan pula bahwa penundaan selama beberapa bulan sebelum pemakaman menimbulkan pertanyaan tentang praktik pemeliharaan jenazah; para ahli yang dikutip menyatakan kemungkinan jenazah disimpan dalam kondisi dingin untuk memenuhi hukum Islam, meski detailnya tidak dipublikasikan secara resmi.

Hingga laporan ini ditulis, pemerintah Iran mempromosikan upacara dengan slogan internasional yang diterjemahkan sebagai “Kita Harus Membalas” untuk menegaskan solidaritas dan tuntutan balasan atas apa yang mereka sebut “terorisme Amerika-Zionis.” Tim redaksi masih memverifikasi klaim tentang skala kehadiran tamu internasional dan sejumlah perincian lain, termasuk status munculnya tokoh-tokoh kunci dalam rezim.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah acara tersebut akan dihadiri perwakilan dari negara-negara besar. Sumber lokal menyebutkan makam akan ditutup pada puncak upacara di Mashhad pada 9 Juli, namun rincian akhir dan daftar tamu resmi belum dipublikasikan. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut.

Photo by: Tawseef Ahmad, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.