Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Iran Meningkatkan Ancaman Serangan ke Situs Militer AS Setelah Dua Tanker Disasar, Ketegangan Maritim Memanas

Admin May 10, 2026 at 13:03
Iran Meningkatkan Ancaman Serangan ke Situs Militer AS Setelah Dua Tanker Disasar, Ketegangan Maritim Memanas

Berdasarkan laporan, Garda Revolusi Iran memperingatkan akan menyerang situs dan kapal militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah jika kapal tanker Iran kembali diserang. Menurut data yang dikumpulkan dari beberapa laporan internasional, peringatan itu muncul setelah Amerika Serikat melumpuhkan dua kapal tanker Iran dan terjadi insiden proyektil di perairan dekat Qatar.

Hingga laporan ini ditulis, gencatan senjata sebulan antara AS dan Iran masih rapuh dan hubungan diplomatik terus diuji oleh aksi militer dan blokade laut. Sumber lokal menyebutkan adanya tumpahan minyak besar di sekitar Pulau Kharg yang menimbulkan kekhawatiran lingkungan, sementara negara-negara seperti Inggris dan Prancis menyiagakan kapal perang untuk mengamankan jalur pelayaran di masa mendatang. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian tentang korban jiwa dalam insiden-insiden maritim terakhir.

Diplomasi tetap berjalan di sela eskalasi: negara-negara mediator termasuk Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Turki dikabarkan terus berupaya menengahi gencatan. Menurut data peredaran diplomatik, ada tawaran perdamaian yang disampaikan melalui saluran-saluran perantara, namun para pejabat Iran menyatakan skeptisisme atas niat AS menyusul tindakan-tindakan militer terbaru.

Sumber lokal juga menyebutkan bahwa otoritas Bahrain menangkap puluhan orang yang dituduh terkait dengan Garda Revolusi Iran; angka resmi yang dirilis menyebut 41 orang ditahan. Isu kesehatan pemimpin Iran — yang sebelumnya dilaporkan terluka — menjadi topik sensitif dan rumor mengenai kondisi beliau mendapat bantahan dari pejabat Iran. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian tentang kondisi yang lebih spesifik.

Tim redaksi masih memverifikasi sejumlah klaim dan rincian teknis yang beredar, termasuk status operasional tanker-tanker dan bukti langsung terkait ancaman serangan terhadap instalasi militer AS. Hingga klarifikasi lebih lanjut, pembaca diimbau berhati-hati terhadap laporan yang belum dikonfirmasi.

Photo by: Melika Hazrati, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.