Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Iran Klaim Serangan ke Bahrain dan Kuwait

Admin July 9, 2026 at 12:15
Iran Klaim Serangan ke Bahrain dan Kuwait

Berdasarkan laporan, Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah melancarkan serangan terhadap Bahrain dan Kuwait sebagai pembalasan atas serangan AS. Menurut data dari Middle East Eye, video yang beredar di media sosial diklaim menangkap momen rudal Iran mengenai pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain. Menurut data Associated Press dan Reuters, serangkaian serangan ini terjadi setelah eskalasi sebelumnya di Selat Hormuz dan memicu pernyataan dari Presiden AS yang menyebut gencatan senjata sementara “berakhir”. Sumber lokal menyebutkan adanya kerusakan pada beberapa fasilitas, namun hingga laporan ini ditulis belum jelas apakah ada korban jiwa; Belum dapat diverifikasi secara independen. Belum ada laporan korban tewas atau gugur yang dapat dipastikan. Aksi itu meningkatkan ketegangan di kawasan dan berdampak pada pasar minyak global menurut laporan awal. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan perkembangan dari pihak resmi.

Photo by: Fadhel Madan, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.