Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon

Iran: Transit Selat Hormuz ‘Masih Memerlukan Koordinasi’ dengan Teheran, Kata TV Negara

Admin June 19, 2026 at 01:11
Iran: Transit Selat Hormuz ‘Masih Memerlukan Koordinasi’ dengan Teheran, Kata TV Negara

Berdasarkan laporan, televisi negara Iran pada Kamis menyatakan bahwa lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz masih membutuhkan koordinasi dengan Teheran. Menurut data yang disiarkan, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) “terus menetapkan syarat koordinasi dengan kekuatan angkatan lautnya bagi kapal-kapal yang hendak melintas” di perairan strategis tersebut.

Laporan itu muncul sehari setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump menandatangani nota kesepahaman pada Rabu yang bertujuan mengakhiri perang antara Teheran dan Washington yang bermula akhir Februari. Menurut data yang dipublikasikan oleh kantor berita negara Iran IRNA, Teheran “akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin keselamatan pelayaran kapal dagang, tanpa biaya selama 60 hari” antara Teluk dan perairan terkait sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Sumber lokal menyebutkan bahwa penerapan kewajiban koordinasi oleh IRGC sudah diberlakukan sebagai langkah keamanan, namun rinciannya mengenai mekanisme koordinasi dan otoritas yang bertanggung jawab belum dijelaskan secara rinci oleh pihak berwenang. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen dari pihak ketiga mengenai pelaksanaan persyaratan koordinasi tersebut dan detail operasional dari kesepakatan 60 hari itu.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah kewajiban koordinasi akan berdampak pada jadwal pelayaran komersial atau kebijakan pelayaran internasional jangka menengah. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memperbarui laporan ketika ada konfirmasi tambahan dari sumber resmi atau pengamat maritim internasional.

Photo by: byAmirli ‌‌, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.