Ibu Palestina, Janinnya Gugur Setelah Rumahnya Diserang Pemukim Israel di Tepi Barat
Berdasarkan laporan, seorang ibu Palestina kehilangan janinnya setelah rumahnya diserang oleh pemukim Israel di selatan Hebron, Tepi Barat. Menurut data yang disampaikan aktivis Osama Makhamera, yang mendokumentasikan pelanggaran di kawasan Masafer Yatta, korban yakni Ruqayya Rabe’i mengalami “shock and fear” setelah rumahnya di desa Tuwani dilempari batu dan dibakar oleh pemukim pada Minggu. Sumber lokal menyebutkan pemukim juga membakar masjid desa dan beberapa rumah lainnya.
Rabe’i sempat dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan setelah serangan. Kondisinya memburuk pada Selasa dan janinnya dinyatakan gugur. Selain kasus ini, laporan menyebutkan beberapa warga Palestina terluka dalam serangkaian serangan pemukim dan razia militer Israel di berbagai bagian Tepi Barat yang diduduki.
Hingga laporan ini ditulis belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang Israel mengenai kejadian tersebut, dan jumlah korban yang terluka belum dapat dipastikan. Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim yang disampaikan oleh pihak lokal. Tim redaksi masih memverifikasi informasi serta kronologi lengkap serangan, termasuk bukti visual dan pernyataan saksi. Gambar terkait insiden yang beredar menunjukkan kerusakan di dalam rumah setelah dibakar, dengan kredit foto kepada agen berita internasional yang melaporkan kejadian di wilayah tersebut.
Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel