Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Global Sumud Flotilla Deteksi Kapal Tak Dikenal di Dekat Konvoi

Admin May 18, 2026 at 05:03
Global Sumud Flotilla Deteksi Kapal Tak Dikenal di Dekat Konvoi

Berdasarkan laporan, Global Sumud Flotilla (GSF) melaporkan adanya kapal-kapal tak dikenal yang terlihat di sekitar konvoi mereka saat berlayar menuju Gaza. Menurut data dari pernyataan pihak flotilla, “kapal perang dan perahu cepat” terlihat di depan, di belakang, dan di salah satu sisi konvoi. Menurut data lainnya, misi yang diprakarsai oleh IHH dan GSF terdiri dari sekitar 50–53 kapal dan diperkirakan akan tiba di perairan sasaran dalam 48–72 jam.

Sumber lokal menyebutkan pengamatan visual terhadap unit-unit yang mendekati rute konvoi, namun detail lebih lanjut tentang identitas atau kewarganegaraan kapal-kapal tersebut belum tersedia. Hingga laporan ini ditulis, belum ada laporan tentang korban jiwa atau kerusakan signifikan yang dapat dikonfirmasi. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah kapal-kapal tersebut merupakan unsur militer negara tertentu atau patroli sipil.

Menurut data dari laporan media internasional, pejabat Israel sedang melakukan koordinasi operasional yang dinyatakan bertujuan untuk mencegat konvoi tersebut; beberapa sumber menyebutkan harapan akan penahanan peserta jika intersepsi dilakukan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim di atas dan akan mengupdate laporan ini bila ada konfirmasi resmi atau bukti tambahan.

Photo by: DoLiKs ., Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.