GCC Kecam Serangan terhadap Saudi oleh Kelompok Irak yang Berafiliasi dengan Iran
Berdasarkan laporan, Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Mohamed AlBudaiwi mengecam keras “serangan teroris berkelanjutan” yang dilancarkan terhadap Arab Saudi oleh kelompok bersenjata dari Irak yang berafiliasi dengan Iran. Menurut pernyataan resmi, AlBudaiwi menyebut tindakan itu sebagai “eskalasi berbahaya dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan kerajaan”, serta ancaman langsung terhadap keamanan, stabilitas nasional Arab Saudi, dan perdamaian regional.
Menurut data dari beberapa media internasional, serangan drone dan rudal yang menargetkan infrastruktur dan fasilitas energi Saudi dilaporkan berasal dari milisi yang beroperasi di wilayah Irak. Riyadh menegaskan haknya untuk membela kedaulatan dan keselamatan wilayahnya, dan menyatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi keamanan, kedaulatan, dan integritas teritorialnya.
Sementara itu, menurut data yang dilaporkan oleh sejumlah sumber, Amerika Serikat dan Arab Saudi melancarkan serangan udara bersama menargetkan situs yang diduga terkait dengan milisi yang didukung Iran di Irak. Sumber lokal menyebutkan bahwa dalam serangan balasan tersebut delapan anggota Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) gugur. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah korban dan detail target serangan tersebut.
AlBudaiwi menegaskan bahwa para anggota GCC berdiri teguh bersama Arab Saudi dan mendukung setiap langkah yang dianggap perlu Riyadh untuk mempertahankan keamanan dan kedaulatannya. “Kelanjutan serangan teroris ini merupakan ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan regional, serta melemahkan upaya internasional untuk meredakan ketegangan dan mengokohkan stabilitas,” kata AlBudaiwi dalam pernyataannya.
Hingga laporan ini ditulis, ketegangan tetap tinggi di kawasan dengan beberapa pihak mengkhawatirkan kemungkinan eskalasi lebih lanjut. Sumber lokal menyebutkan adanya pergerakan pasukan dan peningkatan pengamanan di perbatasan, namun rincian operasi militer dan dampak sipil masih terbatas.
Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim yang beredar, dan tim redaksi masih memverifikasi informasi terkait jumlah korban, pihak yang bertanggung jawab atas serangan awal, serta langkah diplomatik yang mungkin diambil Irak dan negara-negara GCC. Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan tambahan yang masuk dari wilayah terkait.
Photo by: Serra Nur Kaynak, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel