Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Enam Negara Jatuhkan Sanksi terhadap Pemfasilitasi Kekerasan Pemukim di Tepi Barat

Admin June 9, 2026 at 23:03
Enam Negara Jatuhkan Sanksi terhadap Pemfasilitasi Kekerasan Pemukim di Tepi Barat

Berdasarkan laporan, enam negara Barat — termasuk Inggris, Kanada, Prancis, Australia, dan Norwegia — memberlakukan sanksi baru terhadap enam organisasi sayap kanan Israel dan satu aktivis yang dituduh memfasilitasi kekerasan pemukim di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut data Komisi Penyidikan PBB, kekerasan pemukim di Tepi Barat meningkat sekitar 130 persen, dan komisi tersebut menuduh pihak berwenang Israel memberikan dukungan finansial, “perisai” militer, serta iklim impunitas yang berkontribusi terhadap upaya pemindahan paksa warga Palestina. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim terkait bentuk-bentuk dukungan tersebut.

Berdasarkan laporan media dan pernyataan pejabat, Prancis juga melarang Menteri Israel Bezalel Smotrich untuk memasuki wilayahnya, sementara negara-negara Barat itu mengeluarkan rekomendasi perdagangan tidak mengikat terkait produk yang berasal dari permukiman.

Sumber lokal menyebutkan bahwa tentara Israel melakukan serangkaian serangan yang menewaskan beberapa warga Palestina di Gaza; laporannya menyebut tujuh orang gugur, termasuk seorang anak berusia delapan tahun. Hingga laporan ini ditulis, negara-negara Barat menyatakan akan mengambil langkah lebih jauh jika Israel gagal menangani situasi di lapangan.

Selain itu, menurut laporan politik dalam negeri Israel, pemerintah mempercepat paket dana sebesar 1 miliar shekel untuk melegalkan dan mendanai puluhan permukiman ilegal—termasuk outpost yang terletak jauh di dalam Area A dan B yang dikontrol Palestina.

Komisi yang sama juga menuduh Hamas melakukan kejahatan perang sehubungan dengan serangan 7 Oktober 2023, termasuk pembunuhan dan penyiksaan terhadap warga, sehingga komisi menyerukan intervensi internasional untuk menghentikan kekerasan dan menegakkan akuntabilitas.

Belum dapat diverifikasi secara independen beberapa detail operasional dan aliran dana yang disebutkan dalam berbagai laporan. Tim redaksi masih memverifikasi dokumen dan pernyataan resmi serta akan menginformasikan pembaruan bila ada konfirmasi lebih lanjut.

Photo by: shay safrai, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.