Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Dua Orang Tewas dan Beberapa Luka-Luka dalam Penembakan Massal di Festival Toronto

Admin July 12, 2026 at 11:03
Dua Orang Tewas dan Beberapa Luka-Luka dalam Penembakan Massal di Festival Toronto

Berdasarkan laporan, polisi di Toronto merespons insiden penembakan massal yang terjadi pada sebuah festival di kota tersebut. Menurut data, dua orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka dalam kejadian yang berlangsung pada Sabtu malam di festival ‘Salsa on St. Clair’. Menurut data, penembakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.12 waktu setempat di tengah kerumunan yang, sumber lokal menyebutkan, mencapai sekitar 13.000 orang.

Polisi menyatakan bahwa insiden awalnya dilaporkan sebagai penembak aktif namun kemudian diklarifikasi sebagai pertukaran tembakan antara dua individu. Hingga laporan ini ditulis, belum ada tersangka yang ditangkap. Polisi dilaporkan telah menemukan dua senjata api yang diduga terkait pada tiga lokasi kejadian terpisah yang kini menjadi fokus penyelidikan.

Wali Kota Olivia Chow mengecam tindakan kekerasan tersebut dan pejabat provinsi serta nasional mengutuk insiden itu sebagai bentuk kekerasan yang tak bermakna. Belum dapat diverifikasi secara independen motif maupun identitas pelaku dan hubungan mereka dengan korban. Belum dapat diverifikasi secara independen pula apakah korban atau pelaku terkait dengan kelompok tertentu.

Sumber lokal menyebutkan suasana panik dan upaya evakuasi ketika insiden terjadi. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui berita ini ketika ada konfirmasi resmi dari aparat berwenang.

Photo by: Maarten van den Heuvel, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.